Selasa, 11 September 2012

FanFic : [AAF] scandal vol. 1 @ Aero Air Force

Project  : [AAF] scandal vol. 1 @ Aero Air Force
Genre    : dorama action,military,shounen-ai,yaoi,AT,AU,angst,Fluffy,Fiction
Pairing   : kazuki x yuuto , byo x rui , yuuto x Byo , Jin x Byo , manabu x Byo , rui x rei
Band's   : SCREW & JeweL 
PG        : 14+
Author  : RuRu
a/n        :  pertama kalinya ruru bkinan fic screw + action >///< komento yoroshiku ne! sebelum baca ini,,Bayangin memba screw pake seragam militer >///< iyuuuuy gak kebayang w w + +
Biar gak binun coal singkatan & Gear.a ,,baca dulu rules-nya =Dd

----------------------------------
Pagi hari yang cerah dan tenang hal itu hanya mimpi baginya.
Suara pesawat tempur yang memekakan telinga sahut menyahut dan saling menyeret suara bising dari mesinnya masing-masing.
sirkus aeronautika yang terus berlanjut setiap pagi buta seperti ini.
Jin berjalan di areal landasan membawa perangkat radio yang harus diperbaikinya.
Komponen terbakar karena korsleting dalam helikopter ketika harus mendarat darurat kemarin.
Padahal itu hanya hari-hari dimana dia hanya ditugaskan untuk berpatroli sekitar laut Atlantik dan Norwegia.

Jin menatap langit sambil berjalan.
Kenapa bisa pesawat-pesawat tempur itu begitu menarik perhatian,,begitu membuatnya jatuh cinta.
Mig35,F tigerII ,OV10.Mig i-2000 dan satu lagi…..
Pesawat yang selalu jadi idamannya…
MiG-29K Mikoyan…..
Hanya agent AFDS yang boleh mengendarai benda secantik itu.
Hari ini pesawat cantik itu datang untuk pameran minggu depan,,modifikasi warna putih…Mikoyan dengan cat putih di tubuhnya…Membayangkannya saja Jin sudah tidak tahan ingin menyentuh hal itu.
Ini sangat murni diskriminasi.
Satu-satunya yang boleh mengendarai pesawat itu hanya Byo selaku kapten pilot dalam regu-nya.

Sementara Jin hanya bisa memandang dari daratan dan terjebak dengan radio-radio rongsokan seperti ini.
Iri sekali menatap pesawat-pesawat tempur itu membentuk manuver dan mendesis keras di atas sana.
" iii naaaaaaaa~~~ "
Kesah Jin mempercepat jalannya sambil mengayun-ngayunkan radio sebesar koper itu.
Bahkan suara bising pesawat F16C yang take off tepat 30 meter di sebelahnya'pun jin abaikan hanya untuk memandang pesawat cantik itu lebih lama.

------------------------------
Sementara itu di Hangar..
Byo hanya duduk di atas Wing pesawat bertipe B2 spirit yang akan ditungganginya nanti malam.
Kazuki masih sibuk mengganti oli dan memperbaiki kipas mesin yang terlalu kotor untuk bisa berputar.
Tangannya penuh noda,obeng,kunci L,letter T dan semua perangkat besi itu berserakan di sekitarnya.
Kazuki melihat ke atas.entah apa yang terjepit disana.
"ck argh!.." geramnya sedikit kesal.apapun itu yang sedang dia tarik sama sekali tidak bergerak.
Kazuki memindahkan obeng itu dari tangan ke mulutnya.Kazuki menggigitnya supaya tidak terjatuh dan berkutat dengan benda yang tersangkut itu.
Ketika terlepas ,,
PRANG!!!!!!!!!

"HAHA!!! Apa-apaan kau?..." byo tertawa sepuas-puasnya melihat enginer itu terhempas dengan sebuah majalah Playboy di tangannya.
Kazuki kesal ditertawakan seperti itu tapi … apa yang ada di tangannya?..
"playboy…?"
"aa!! Majalahku…pantas aja aku cari kemana-mana ga ada,," Byo merebut majalah itu dari tangan Kazuki.
"Kapten…9 tahun aku bekerja sebagai enginer aku ga pernah menemukan BARANg semacam itu di dalam turbin pesawat tempur!"
"belum pernah?...mmm~~ ini jadi pengalaman kan? Haha kerja bagus officer dua Ka-zu-ki!" Byo pergi dari sana dan menepak pundak Kazuki.
Entah ada apa dengan enginernya itu…pagi-pagi temperamen,,"aneh sekali..mungkin lagi datang bulan..haha" gumamnya pelan.

"Kapten ohayo!"
Sapa Jin sambil memberi hormat.
"yo~…apa tuh?.." Byo membolak-balikan majalahnya dan berhenti didepan Jin.
"ah hah?...ini ?...radio rusak kapten!"
"dasar bocah…ga usah panggil aku kapten..ini belum jam kerja kan?..."
"Siap kapten!"
" == …..aku bilang jangan panggil aku kapten! *geprak kepala jin* "
"aaa~!!! Sakit kapten!..."
" …terserahlah.. Pergi perbaiki itu,,2 jam lagi kita patroli.."
"siap Kapten!"
Lagi-lagi jin memanggilnya kapten.Byo selalu kesal dibuatnya setiap pagi,,
Jin ga pernah mau memanggil namanya,,selalu berisik dengan suara lantang…Kapten! Kapten! Kapten!
"cih..mendokusei… == "

-------------------------------

Hari ini giliran tim Byo untuk berpatroli di atas laut atlantik dan Norwegia.
Malas sekali..
Buat apa berpatroli di atas udara dengan keadaan begitu tenang?..tanpa perang..tanpa konflik..tanpa pertempuran.
Laki-laki berseragam itu cukup disegani karena sifatnya yang arogan dan seenaknya.
Tapi disaat yang sama Byo adalah kapten yang paling dikagumi.Berhasil membawa awaknya dengan keadaan selamat ketika bertempur melawan Irak 4 tahun lalu.
Bahkan Pesawat tempur yang dibawanya tidak ada lecet sedikit'pun.membuat Byo dijadikan Kapten pesawat dan Pilot paling handal di 7 negara yang pernah memakainya.
" Norwegia…? Haha..jangan bercanda denganku…seharusnya aku patroli di Libya!"
Libya selalu jadi targetnya karena serangan N*TO begitu memukau dengan 6000 korban jiwa dan ratusan korban sipil lainnya hanya dalam jangka waktu kurang dari 4 hari serangan udara.

Keadaan di hangar sedikit lengang tanpa adanya kapten busuk itu (*huwahaha)
Semua pengecekan pesawat selesai,Jin masih menyekrup radio yang baru saja diperbaikinya
"selesai.."
"ayo pergi..." Kazuki mengelap tangannya.
"cek tekanan darah lagi kaaaaan??aaa~~ aku benci itu.."
"haha..protokol…"
"iya iya..aku tau itu protokol yang harusnya dihapus supaya kapten tua itu cepet mati dan aku yang mengendarai pesawat cantik itu~"
Omel Jin sambil nunjuk pesawat tempur kebanggaannya di luar sana.
"sudahlah~~" rayu kazuki menariknya pergi dari hangar.

-----------------------

Yuuto berjalan keluar dari gudang menuju hangar..
Ini aneh dengan keadaan berseragam seperti ini,,Yuuto selalu memikirkan Kazuki memakai hal yang sama dengannya.
Dan hal itu selalu membuatnya senang dan merasa dekat dengan orang yang sudah lama disukainya.
"yuuto.!." panggil kazuki dari kejauhan.
Jin terlihat senyam-senyum.
"kazuki..udah selesai?..."
"mm~baru selesai….aku harus cek tekanan darah dulu.."
"haha protokol kan..?" goda yuuto sambil melirik Jin yang kesal.
"cuih..aku benci protokol itu.."
Kazuki dan yuuto hanya tertawa mendengar itu.
"yuuto! hari ini bawa oli cadangan dan stempet!"
"oke boss! Aa! Kazuki!..radial yang kemarin kamu minta ada di bawah kursi kokpit..semalam aku simpan disana."
Kazuki hanya melambaikan tangannya.menandakan dia mendengar apa yang asistennya itu katakan.
"haha…ii naaaa… di pangkalan begini masih aja bisa mesra w w ~~ aku jadi iri~kalian romantis sekali~ enginer & ast.enginer..haha!!! Kalau kapten tau habis riwayat kalian XD "
Goda Jin cengengesan.
Kazuki hanya tersenyum karena apa boleh buat? Jin pernah memergokinya berduaan di gudang sparepart bersama yuuto.
Yuuto asistennya dalam segala hal kan? Kazuki berhak melakukan apapun padanya. xD

--------------------------

Rui menunggu orang-orang itu datang..
Ini seperti absensi..
Yuuto dan Manabu sudah duluan mengecek tekanan darahnya.
Kazuki dan jin memang selalu datang di saat-saat terakhir mereka harus mengudara.
Tapi kapten itu…
Byo selalu bolos dari protokol ini..hak istimewanya membuat Rui semakin jarang bertemu dengan kekasih gelapnya itu.
Entah sejak kapan Rui begitu terikat dengan Kapten itu.
Waktu itu mungkin Rui hanya menjadi pelampiasannya saja..byo gak pernah pergi dari lingkungan militer ini sejak 12 tahun lalu.
Tekanan di dalam pesawat tempur itu membuat gairahnya meledak.rui masih ingat byo bilang " aku kapten..tapi dihadapanmu aku hanya seorang pasien kan?..."
Rui tau Byo menembaknya dengan kata-kata itu untuk maksud seperti [ " paramedis sepertimu hanya bertugas menyembuhkan saja" ]
Seandainya rui ga diskors karena membius manabu yang terluka parah di atas sana…
Mungkin hari ini dia ikut patroli bersama byo dan yang lainnya.

"ohayo rui!"
Jin masuk ke dalam ruangan itu dan duduk disebelahnya.
"ohayou..hari ini agak telat?...ada apa?.."
"ada yang hobi pacaran di landasan sih rui,,makanya jadi lama~" Goda jin kicep-kicep kazuki.
"haha sialan.."

Rui mengikuti percakapan itu sambil memeriksa tekanan darah Kazuki.
"Aku dengar hari ini kalian patroli di Norwegia lagi…"
"iyah…patroli doang~" jin cemberut.
"kadang-kadang aku kangen ikut kalian patroli…"

"2 minggu lagi ijin terbangmu dikembalikan kapten kan?.." Kazuki berusaha menghibur rui.
" 2 minggu itu masih lama kazuki..di atas sana aku nolong orang..aku nolong manabu..apa itu salah?"
" protokol…~"  nyanyian jin itu membuat geli.Rui tertawa mendengarnya.
" iya iya aku tau itu protokol..haha..sudahlah..nanti kalian terlambat.."

Akhirnya Jin dan kazuki'pun pergi dari sana untuk patroli.

----------------------------

"hey yo!" sapa byo.
Manabu membuang wajah dan pura-pura tidak melihatnya,masuk ke dalam kokpit begitu saja.
"ada apa orang itu..??" kesah byo.
"hey manaBON!..."
"ya kapten..?..aku terlalu sibuk untuk membicarakan hal diluar pekerjaan."
Manabu sengaja menyalakan engine helikopter patroli itu supaya tidak usah lagi mendengar hal-hal yang tidak penting dari mulut byo.
Byo memandang manabu,bagaimana bisa co-pilotnya begitu cantik dan menawan ketika dia menyentuh heli seperti ini?
Byo mengambil posisinya,,bertukar tempat dengan manabu ketika harus memanaskan mesin helikopter itu.
"ada apa heh..masih marah gara-gara aku nyita ijin terbangnya rui?..." suara byo mesra sekali membuat manabu iritasi.
"tidak kedengaran kapten..!"
"ck..haaaah~" byo mengikuti manabu memakai helm itu.

"jangan main-main denganku manabon..itu protokol semua pilot tau semua awak pesawat tau itu adalah protokol!" jelas byo kesal.
" rui menyelamatkan nyawaku kapten! Dan kau menyita ijin terbangnya?! Paramedis kita hanya rui seorang! Ingat itu!"
"hooh jadi.. Selama pelatihan medis di rusia dulu kau kemana heuh?!sibuk dandan??"
Manabu kesal sekali. Walaupun semua kru tau tentang medis tapi rui begitu berjasa dan rui yang paling tau soal medis,,bukan dia atau kaptennya sendiri.
Ini seperti membalas melempar batu pada rui.Dan Byo'lah yang menciptakan keadaan seperti ini.
"besok aku kembalikan ijin terbangnya OKAY?!"
"aku tidak memintanya kapten!"
"apa hah?! Bilang lebih keras!!!"
"aku tidak memintanya KAPTEN!"
"SIAP cantik !! "

Yuuto,Kazuki dan Jin hanya diam menahan tawa mendengar itu semua dari dalam helmnya.
Hubungan mereka semakin hari semakin memanas.dan hal itu membuat Kazuki sedikit merasa tenang,,
Dengan seperti ini semua hal berjalan seperti biasa,,
Dan mungkin membuat Byo sadar dengan kesalahannya selalu mementingkan protokol.

--------- TBC ---------
Coming Soon [AAF] scandal vol. 2 @ Aero Air Force


Tidak ada komentar:

Posting Komentar