Rabu, 12 September 2012

Seven days suki daaa!!


Ini foto seryou ama yuzu-nii di chapter terakhir manga seven days..
Sebenernya ruru c lebih demen denger blcd nya drpd baca manga xD
Tp cyg di blcd.a ga ada chapter graduation nni Σ(T□T)
Tapi selain di blcd suaranya ada junjuuuun w w di manga juga seryou ama yuzu-nii cuco nyo (●´艸`) bishieee w w

Oiah ruru manggil shino yuzuru ...
Yuzu-nii aja xD atau shino-senpai nyo 8D
Kalo seryou mah seryou ajalah cuek xD *disepak shino* xDD w w

Nanti deh review BLCD seven days-nya nyungsul (>ω<、)
Udah apal c xD apalagi track pertama.a xD w w *ngapain juga ruru apalin nyo? XD w w

Dari semua chara yg ruru kenal...
Karakter yuzu-nii paling mendekati sama sifat manusia pada umumnya..*hah?* xD

Lagian ini cuma shounen-ai aja koq..aman xD
Tp kalo liat seryou ama yuzu-nii begini jd ngiri nyooooooooooooow w w w ヾ(>ε<。)ヾ



Ruru cari-cari manga yg model art ama cerita.a bgini jarang-jarang bgt adanya ヘ(゚д゚)ノ
Ada yang baru rilis taun ini baru keluar ampe chapter 2 ..
Tp emg artwork.a ga setjakep nni c 。・*゚(´∀`,,人)゚*・。
Yasuwlah kita tunggu aja kelanjutannya..*yg mana?* xD

Ini ga niat bgt ngebahas seven days xD
Ruru cm pengen majang pikku.a seryou ama yuzu-nii aja abisan xD *plaaaak w w 

Pokoknya kl belon baca coba baca deh..
Yg suka blcd..coba donlot deh xDDD
Seryou ama yuzu-nii romantisuuu ~~~ ((⊃∀⊂*))((*⊃∀⊂)) jadiin anime dong xDDD *ditendang w w 

Selasa, 11 September 2012

FanFic :[AAF] scandal vol. 6 @ Aero Air Force ~FINAL BATTLE~


Project  : [AAF] scandal vol. 6 @ Aero Air Force ~FINAL BATTLE~
Genre    : dorama action,military,shounen-ai,yaoi,AT,AU,angst,Fluffy,Fiction,SMUT
Pairing   : kazuki x yuuto , byo x rui , yuuto x Byo , Jin x Byo , manabu x Byo , rui x rei
Band's   : SCREW & JeweL & Blackrun
PG         : NC 17 +
Author   : RuRu Michii
Warning : SEMUT tingkat dewa!! jangan baca sebelum buka puasa bagi yang lagi puasa desu >////< gomen ne !! hontou ni gomeeenasaaaai w w w
a/n        :  w w  Kome yoroppi nyan~ ♪ akhirnya selese juga w w w *gelundungan ama byo* w w 

------------------------------
Sesuai dugaan,,
Byo mendarat tepat 20 detik setelah Helikopter manabu beserta awaknya menyentuh landasan.
Beberapa mobil polisi, ambulance dan agen-agen internal menunggu kedatangan kapten itu.
Byo membuka kokpit yang pecah itu menahan rasa sakit dan menyapa orang yang menyambutnya di bawah sana.
"selamat sore kapten…anda akan ditanyai beberapa hal tentang insiden ini…"
"haa..?..haha..kalian bercanda yah?..apa-apaan ini? Agen internal?...FBI…SWAT..? Ini terlalu berlebihan."

" Kali ini anda tidak bisa lolos kapten byo..berikan laporan anda dan bersiaplah menyerahkan izin terbang anda..tangkap beliau.."
Dengan sigap anak buah kepala polisi divisi kejahatan udara itu memborgol kedua tangan Byo.
"argh..sialan…." Byo sudah mengantisipasi hal ini.
"tenang kapten..kami akan mengurus luka anda…"
Byo dipaksa berjalan mengikuti mereka ke mobil polisi itu.

Manabu melihat Byo dibawa polisi.wajahnya terlihat cemas tapi Manabu diam.
Mereka memberi laporan palsu…tentang keperluan berpatroli.
Manabu gak akan membuat hal seperti ini semakin sulit.
Byo mengedipkan matanya pada laki-laki itu dan pergi dari sana.

"dia kira ditangkap seperti itu terlihat jantan..??dasar gila…"
Gumam manabu kesal.

"yuuto…jangan mengatakan apapun sebelum aku suruh.."
"ng..?...tapi kazuki..kapten--"
"sssh..dia bersih dari hukum.."
Daripada mengkhawatirkan Byo,Kazuki lebih mengkhawatirkan Yuuto.
Identitasnya terlalu mengancam keselamatan yuuto.
Dengan keadaan panik seperti ini.Yuuto selalu menyerah dan mengatakan semua yang dipendamnya.

----------

Rui berpikir…berusaha menjernihkan semua hal yang tercampur aduk di otaknya.
Dia terlatih untuk melihat orang mati didepan matanya sendiri tapi…ada apa…?...
Perasaannya begitu terpukul…
"rui..aku masih punya jatah bahan bakar…jam patroli kedua nanti...kita cari lagi..?..."
Tanya manabu simpatik.
Mencari jasad rei untuk membuat hati rui tenang…
Manabu terus mencari jasad laki-laki itu untuk Rui…walaupun bahan bakar mereka hampir habis tadi…
Manabu berani mempertaruhkan nyawa untuk hal seperti itu..?...
Rui dipermalukan oleh perbuatannya sendiri.
" maafkan aku..manabu.."
Rui membungkuk memohon maaf,air mata terus mengalir menyesali apa yang diperbuatnya.
" aku ngerti…semua orang butuh pelarian…pilihanmu Byo kan..?aku gak keberatan.."
" maafkan aku…"
" kamu nyelametin nyawaku di atas sana...aku berhutang budi …anggap saja kita impas…oke?.."
Manabu menggenggam kedua lengan Rui memastikan semua baik-baik saja.
Rui agak ragu…dan mengangguk menyetujui perkataan manabu.

----------
Malam hari tiba...
Kazuki berusaha memejamkan matanya…
Mengingat semua yang terjadi,,hanya melukai perasaan yuuto dan membuatnya tersiksa..
Selama yuuto masuk AAf…
Baru tadi ketika mengerjakan maintenance helikopter dan analisa kerusakan apache di hangar,
Kazuki melihat yuuto diam dan tidak responsif seperti biasanya.
Untuk beberapa saat dunia terasa gelap.
Kazuki kehilangan sosok bodoh dan ceria itu.

Kazuki menggunakan tangan kirinya untuk menopang kepalanya.
Melihat dengan jelas sosok laki-laki itu.
Terbaring disampingnya…tanpa ada kedamaian tersirat di wajahnya.
Kazuki begitu dekat dengan yuuto yang menggeliat sedikit untuk mencari kenyamanan dari tubuh kazuki.
Yuuto belum tidur..hanya memejamkan mata berusaha menenangkan dirinya sendiri.
Membelakangi kazuki adalah triknya supaya kazuki tidak membaca pikirannya dari wajahnya itu.
"mmmh….jangan mandangin aku kaya gitu..kazuki…"
Gumam yuuto pelan.
Kazuki mencium kepala yuuto dan memeluknya erat.
"hhmh….aku khawatir setengah mati…aku kehilangan orang bodoh yang berisik setiap kali ada di hangar"
Tiba-tiba kazuki menarik lengannya.
Semakin memeluk yuuto dan menelusuri leher dan pundak yuuto dengan bibirnya.
"mm…?? Ka-kazuki~..." sentuhan kazuki begitu luar biasa.
Yuuto menahan desahan yang hampir keluar dari mulutnya.

Kenapa harus kazuki tau apa yang dibutuhkan yuuto?...
Yuuto membalas pelukan Kazuki berusaha menenangkan dirinya sendiri.Yuuto menyalahkan dirinya sendiri.Hal itu selalu melekat di pikirannya,,Semua hal yang terjadi adalah salahnya..
Mengacaukan Byo dan awak pesawatnya….Mengancam jiwa rui dan yang lainnya,,membuat rei dan pilotnya tewas di atas sana…membuat Nakahodo mati…semua adalah salahnya.
Apa yang terjadi kalau Byo ketahuan menyembunyikan identitas dirinya..? Yuuto membuat semua orang menderita.
Nafas yuuto tersengal menahan tangis , membuat kazuki semakin erat mendekapnya.
"lupakan semua yuuto…apa yang terjadi tadi siang…jangan pernah diingat lagi…"
Yuuto menggelengkan kepalanya.

"aku gak bisa…kazuki…aku gak akan bisa…ngmh.."
Kazuki melumat bibir yuuto,,melepas satu persatu kancing kemeja hitam itu dan mengistirahatkan tangannya di sleting celana yuuto.
"buat malam ini aja..?...untukku..?" Kazuki bertanya disela-sela ciuman itu sambil berusaha mengambil napas.
Yuuto gak menjawab kazuki,,menaikan tangannya ke leher kazuki dan menariknya kembali untuk melumat bibirnya.
"nghh…kazuki…tolong aku.."
Kazuki terus menghujani yuuto dengan ciuman basah itu dan lagi-lagi meninggalkan bekas gigitan di pundak dan leher yuuto membuat yuuto sesekali mendesah keras.

Sementara itu…..

-----------

Ditahan selama 8 jam untuk ditanyai hal-hal yang hanya mendesaknya untuk menyentuh hukum,,
Byo akhirnya diselamatkan oleh tangan-tangan profesional yang melindungi hak prajurit udara sepertinya.
"hh..tanganku sakit…"

"kapten byo..silahkan bersihkan luka anda di ruang rapat…"
"ha?..rapat…?"
"jendral ingin menyampaikan sesuatu pada anda…tidak ada waktu lagi kapten..anda harus bergegas..Jendral , agen internal dan tim medis sudah menunggu anda di ruang rapat…"

Byo mengetuk pintu itu..
Ini sudah kedelapan kalinya Byo masuk ruang rapat internal.
Rui menunggu Byo disana.Seorang bapak tua menyambut kedatangannya.
"bagaimana hari anda kapten Byo..? Anda menikmatinya..? Haha..agen FBI terlalu berlebihan menangani kasus seperti ini…"
"Jendral..?...ada apa ..?"
 tanya Byo curiga.
"jangan panggil aku jendral..kau sudah seperti anakku sendiri … kau mewarisi talenta tempur yang begitu hebat..aku bangga bisa bertemu kembali denganmu dengan keadaan utuh seperti ini kapten..silahkan duduk.."

"siap jendral.."
Rui segera mengganti balutan luka Byo.
Rui tutup mulut agar tidak ada kesalah pahaman.sementara Byo memandanginya dari dekat.
Memastikan semua baik-baik saja.

"aku sengaja menyuruhmu datang kesini…semua laporan dari pemantau rahasia AAF mendapat data dari salah satu anak buahmu kapten…aku berusaha sabar untuk mengatakan hal ini…mungkin anda kenal dengan nama doktor miyagi…"

Byo dan rui kaget mendengar itu.Rui terus melakukan pekerjaannya,menyembunyikan wajah dari jendral itu sambil menggigit bibir bawahnya.

"sial…aku didahului kakek tua ini…"

Semenjak kecurigaan Byo menguat di atas sana..
Byo memeriksa semua dokumen yuuto dan riwayat hidupnya,,bahkan Byo mengecek semua akademi dan agensi-agensi yang menerimanya,,semua catatan hitam yuuto dan sertifikasinya.
Ada banyak kejanggalan pada keserasian data kelulusan dan surat-surat dari agensi pemerintah yang menerimanya pada 6 tahun lalu.
Membuat Byo yakin Yuuto punya hubungan dengan sekutu diluar N*TO.

"hh..haha…anda memang seorang jendral..aku tau ini pasti ketahuan…aku siap mendengar anda jendral..apa tuduhannya..?...aku bersumpah..jika salah satu anak buahku harus dihukum…anda harus menghukumku juga..."

"hhhmmm…. Aku bangga mendengar itu kapten byo..anda begitu berani…hal ini tidak serumit itu…setelah aku periksa..Doktor miyagi bersih dari hukum…dia beruntung karena aku mendengar kabar dan klarifikasi dari agen N*TO di Kroasia..gubernur yang memalsukan banyak surat izin bekerja di pabrikan intern itu sudah dijatuhi hukuman seumur hidup… dan kejahatannya terbukti dengan menyembunyikan senjata yang masih diteliti di pabrik senjata mereka…,katakan dengan jujur kapten…aku percaya anda sudah mengetahui hal ini sebelum aku...."

"aku tau semua ,jendral....yuuto..maksudku..doktor miyagi hanya dimanfaatkan pihak-pihak teroris untuk mengembangkan teknologi senjata mereka…sejauh yang aku ketahui…mereka memilih AAF,N*TO dan PBB sebagai targetnya..."

"haha..karena itulah aku percaya pada anda kapten byo…."
Jendral itu menyodorkan sesuatu.
"aku sengaja menahan ini untuk kepentingan genting seperti ini…"

Byo kaget melihat surat izin AFDS yang pernah dipegangnya dulu.
"aku melakukan pencurian apache itu diluar protokol AFDS jendral…"

"anda melakukan hal yang benar kapten….Sertifikasi AFDS ini masih berlaku untuk anda…dan akan berlaku untuk seumur hidup..dengan ini…"
Jendral itu memberikan lencana salib itu pada Byo.
Lencana yang menjadikannya pahlawan Negara dan Agen paling elit di landasan dan pilot-pilot pemimpin lainnya dengan Service terbaik untuk Negara.

"aku secara pribadi..berterima kasih atas semua jasa anda…menyelamatkan dan melindungi semua anak buahku di AAF…kapten.."
Jendral itu berdiri dan menghormat pada Byo.
Byo kaget melihat hal itu terjadi…Seorang petinggi…senior,,seorang Jendral yang lebih dari 50 tahun berperang menghadap padanya dan memberi penghormatan seperti ini.
Byo berdiri dan menghargai sikap itu. "dengan senang hati …jendral.."

"teruskan pekerjaan anda melindungi Negara dan anak buahmu, Kapten byo.."
"siap jendral."
"silahkan beristirahat kapten…semoga hari anda menyenangkan.."
"anda juga jendral..terima kasih.."

Akhirnya jendral itu pergi dari ruangan itu.
Rui juga hampir selesai membalut luka byou.
"aku selalu jatuh cinta melihatmu menangani luka seperti ini rui.."

"jangan menggodaku lagi..aku udah minta maaf sama manabu..aku janji gak akan deket-deket lagi dengan anda kapten.."

"haha…bodoh..kau dan manabu itu selirku ~ .. Aku menyelamatkan kalian bukan untuk benda seperti ini" byo menghela napas meletakan kembali lencana itu.
"aku hanya ingin kalian pulang dengan selamat." byou menghadapi hari yang melelahkan dan merasa lega.rui membiarkan tangan Byou mengelus kepala dan memainkan rambutnya.
Tidak lebih dari itu.

"udah selesai…aku bantu kembali ke kamar..kapten..?"
"diluar jam kerja jangan panggil aku kapten.." jawab byo melewati rui dan menepuk kepalanya.
"siap kapten~" rui tertawa ketika menggodanya seperti itu.
"aaah..udah cepet keluar dari sana.."
Mendengar semua hal itu dari jendral..mendengar dan melihat pembelaan yang Byo lakukan..semua begitu menyentuh hati rui dan membuatnya bangga bisa menjadi anak buah kapten itu.
Rui bersumpah akan terus mengikutinya dan menjadi malaikat penolong di udara sana.

---------------------

Keadaan semakin memanas di kamar kazuki….
Yuuto membuka Kemeja kazuki,pelan-pelan dan pasti.
Melepasnya turun dari pundak kazuki dan membiarkannya jatuh di atas ranjang.
Kazuki memposisikan dirinya sejajar di atas tubuh yuuto dan terus menyiksa yuuto dengan lumatan bibirnya itu,membelai dada dan perut yuuto,,semakin turun kebawah dan mengistirahatkan tangannya di pinggang yuuto.

Yuuto menyerang kazuki,,mendorongnya sampai terbaring pelan-pelan dan
merangkak ke bawah,mengecup bagian-bagian sensitif dari tubuh kazuki,,semakin kebawah sampai yuuto berhasil menariknya keluar pelan-pelan dan mulai mengulumnya naik turun.Yuuto bisa merasakan Kazuki mengeras dalam mulutnya sampai suara itu terdengar.
"nghhh….yuuto...cukup…hh.."
Hanya mendengar dan melihat yuuto saja,kazuki sulit untuk mengontrol dirinya.Kazuki meraih yuuto memaksanya untuk kembali berbaring dibawahnya ,memaksa yuuto membuka mulut dengan lidahnya,menciumnya dengan kasar.

"mngh!!!" tiba-tiba yuuto mendorong kazuki sekuat tenaga.
"jangan gigit aku bodoh!!" Yuuto meringis mengelap sekitar mulutnya yang dibasahi air liur kazuki,bibirnya berdarah digigit kazuki dan hal itu membuat yuuto kesal sekaligus lupa dengan apa yang sedang di alaminya.
Kazuki berhasil….
Membuatnya melupakan hal-hal yang menyiksa dirinya sendiri.

Senyum sinis menghiasi wajah Kazuki sebelum dia kembali memaksa Yuuto melakukan apa yang diinginkannya.
"haha…disaat seperti ini kamu masih bisa marah hah..??"
"uh! Jangan peluk-peluk aku!..aku gak mau tidur sama tukang gigit!..pundakku,,leherku..bibirku..sakit semua kazuki~~~~!!!" yuuto memukul pelan kazuki sambil mengelus-ngelus bibirnya dan akhirnya memeluk kazuki.
"siksa aku~kazuki~…" Kazuki menggunakan kesempatan ini untuk mengelur punggung yuuto dan meremas sesuatu dibawah sana…
Membaringkan yuuto lagi dan mulai sibuk membuka dan melepas semua hal yang dikenakan yuuto.

Yuuto bisa merasakan angin mengelus bagian bawah tubuhnya.
Dia hanya memejamkan mata,berpegangan pada bantal dan membenamkan wajahnya kesamping bantal itu.
Jari kazuki begitu ahli membuat wajah yuuto memerah.
"ngh..tu-tunggu…kazuki…hh.."
Kazuki melanjutkan peregangan itu tanpa mendengar protes dari yuuto.
Ketika jari kedua masuk,
Yuuto sudah gak tahan lagi. "ngh!..kazuki…sakit.."
"ssh..nanti gak akan sakit…"
Pikiran dan tubuh kazuki dipenuhi dengan yuuto,yang diingankannya hanya yuuto meneriakkan namanya dengan keras dan begitu juga yuuto,,yuuto hanya ingin kazuki melakukannya,memuaskannya dan membuatnya melupakan semua walau hanya untuk malam ini..yuuto ingin kazuki masuk dalam dirinya.

Kazuki mengambil posisi & mencium bibir yuuto.
" jangan lupakan hal seperti ini lagi yuuto..buka mata lihat aku.."
Ucap kazuki disela-sela nafasnya yang tersengal.
Yuuto membuka mata & mengangguk.berusaha rileks dan menikmati kazuki yang terus menghentakan miliknya keluar masuk ke dalam tubuh yuuto.
Untuk ukuran laki-laki seperti yuuto…dia terlalu kuat…bahkan ketika kazuki hampir menyerah,,yuuto mengelur miliknya sendiri mempengaruhi nafsu kazuki. ( sekarat xD )

Sampai akhirnya suara desahan yuuto semakin intens dan keras..yuuto berusaha keras menahan tubuhnya yang menegang membuatnya serileks mungkin.
Memaksa kazuki melakukannya dengan cepat dan kasar.
Yuuto meringis,mendesah di telinga kazuki sementara tangannya terus berpegangan pada pundak engineer itu.
"angh..kazuki..sebentar lagi..hh…"
"sebentar lagi..??..hh.." kazuki menyeringai mendengar ucapan itu.

Kazuki bisa merasakan sesuatu keluar dari member yuuto dan membasahi perutnya.sesaat setelah itu,
 Kazuki berhasil mendapatkan apa yang selama ini dia inginkan di dalam yuuto.
Keduanya terengah-engah,,saling merasakan sensasi itu sampai debaran jantung dan nafas mereka terkontrol,,Kazuki mengecup pipi yuuto.
"hh..sebentar lagi yah..??haha…dasar bodoh.."
"mngh!kazuki~…aku masih mau lagi…~"
Goda yuuto sambil membenamkan wajah di pelukan kazuki.
Kazuki berbaring disebelah yuuto menarik selimut dan mengelus rambut laki-laki manis itu.
"jangan aneh-aneh..kalau kamu bisa bangun lebih pagi…, aku layanin kamu di hangar…"
"hhmmm…??? Lebih pagi?? Ngg…ini jam berapa..?" tanya yuuto senyam-senyum sambil memejamkan matanya,merasakan aroma tubuh kazuki seperti ini begitu nyaman untuknya.
"jam 4…"
"ungg..mana bisa?...kita cuman punya waktu tidur sejam..kazuki~~" Yuuto terlalu malu untuk bilang "aku cinta kamu" ,,
yuuto memilih bermanja-manja sambil mengeratkan pelukannya di tubuh kazuki.
"cepet tidur…"
Yuuto mengangkat wajahnya mencium leher kazuki. "mh..oyasumi.."

Kazuki akan terus mempertahankan laki-laki didekapannya itu apapun yang terjadi.
Dia hanya bisa berharap pada kaptennya yang terus membela yuuto di luar sana.

"jangan biarkan yuuto dibawa pergi mereka..byo.."

-------------------------

Pagi menjelang…
Byou memanggil semua awak membuat rapat dadakan di hangar.

"seperti yang kalian tau…aku sebagai kapten..tidak mentoleri berbagai macam hal yang bisa mengancam Negara dan anak buahku sendiri…kalian dikualifikasikan untuk melayani Negara bukan untuk mengkhianati dan melakukan hal-hal diluar prinsip prajurit udara…,,"

Semua tampak mendengarkan.
"doktor miyagi…"

"siap kapten."
Yuuto maju..Yuuto takut setengah mati,,mungkin hari ini adalah hari terakhirnya di AAF,mungkin byo memanggilnya untuk menjatuhkan hukuman padanya atau menyampaikan surat penahanan dari agen internal…
Tapi kazuki menyemangatinya tadi pagi…kazuki janji..apapun yang terjadi…kazuki akan terus berada di dekatnya.
Kazuki juga minta supaya yuuto percaya pada Byo.
Apapun yang akan terjadi percaya padanya dan Byo.
Yuuto berusaha keras mempercayai hal itu.

"Doktor miyagi…atau yang kalian kenal sebagai asisten engineer,,Yuuto….adalah salah satu dari korban monopoli perang diluar N*TO…sertifikatnya…bakatnya..dan kemampuannya membuat doktor miyagi dimanfaatkan oleh laki-laki sial yang aku bunuh di udara kemarin siang dan gubernur kroasia menjadi pendukung mereka dalam terorisme ini….doktor miyagi kau tau kesalahanmu apa..?"

"aku mengkhianati negara kapten!"

"bilang yang keras doktor miyagi!!!"

"Aku mengkhianati Negara kapten!!!!!"

"keberanian anda untuk pergi dari cengkeraman teroris itu…kembali melayani AAF dan negara…aku pastikan…yuuto..kau bersih dari hukum.."
Byo menepuk pundak yuuto.
Yuuto kaget mendengarnya matanya membesar dan tidak percaya.
"kapten.."

"Jendral menugaskanku kembali jadi AFDS…keselamatanmu ada di tanganku sekarang.."
Yuuto belum pernah melihat byo begitu dekat tersenyum manis padanya dan memperlihatkan surat izin AFDS itu padanya.

"sekarang pergi bekerja!"

"siap kapten!!" suara lantang prajurit-prajurit udara itu melepas saat-saat tegang bagi yuuto.
Kazuki percaya pada byou… dan dia yakin dari awal…Byo sanggup melindungi semua anak buahnya.

"kazuki~~~heheeeeey siap-siap..kau harus lebih peka mulai saat ini hey~~aku akan menerkam neko-mu itu~"
Goda Byo sambil cengar-cengir.
"siap kapten… aku siap memerangi hal itu…"
"ahaha sialan…"
"byo…terima kasih.."
Sejenak wajah kazuki terlihat begitu cantik dimata Byo.
"jangan menggodaku dasar jalang…urus si yuuto sana…"
Byo kabur sebelum berubah pikiran untuk menggauli kazuki jika ada waktu senggang nanti. XDDDD

Yuuto mendapat sambutan kembali dari yang lainnya.
Terlihat begitu jelas bebannya terangkat ketika mendengar yang byo nyatakan tadi.
Kazuki mulai tenang melihat Yuuto kembali seperti semula.
"aa kazuki!!"
Yuuto menerjang kazuki,memeluknya erat-erat.
"aku tau..aku harus percaya sama kazuki~!arigatou…"
"bukan aku …tapi kapten yang melakukannya kan.?..."
"heeeee~~ semalam kan kamu yang bikin aku percaya~bukan kapten~" Bisik yuuto menggoda kazuki.
"rencanaku kacau gara-gara kamu bangun kesiangan ,,yuuchan~" *getok kepala yuuto*
"aa~! Haha..maafkan akuuu~..habis waktunya gak cukup…aku mau kabur patroli nanti sore ah.."
"anak nakal.."
Kazuki mengelus kepala yuuto.

"HEH!! GAK ADA MESRA-MESRA'an di HANGAR YUUTO!!"

"aaaaa~~ siap kapten >////< !!!"
Yuuto melepaskan pelukannya dan menghormat pada byo.
Tapi….
"gak adil =="

------------------

"mch!ohayo…" kecupan mesra mendarat di leher manabu yang setia menanti maintenance harian selesai.
"sial!...apa-apaan bodoh?!menjijikan!"
"haha..ayolaaaaah~aku tau semua dari rui…kau tega membagiku jadi dua begini hah??aku ini kaptenmu bakaBON~"
"semalam..tidur sama rui..?" tanya manabu pelan.wajahnya kelihatan sedikit kesal.
"aku baru balik ke kamar jam 3 kurang…hhhh leherku sakit..aku gak tidur semalaman.."
"aku gak tanya itu kapten…aku tanya semalam kau tidur sama rui..?..."
"apa masalahmu hah?.." Goda Byo sinis.
Byo sengaja memanasi (mesin) manabu sebelum lepas landas XDD
Mencari tau seberapa jauh dia mencintainya.

"gak ada!" Manabu kesal sekali dan pergi masuk ke dalam heli patroli.
Byo menyeringai melihat diva landasan itu masuk ke dalam heli.Dia cemburu dan byo merasa ini hari kemenangannya berhasil membuat Manabu yang super galak dan sinis itu kesal setengah mati.

"kapteeeeeeeen !!!!!!!!"
Jin berlari dari luar hangar sambil mengkibar-kibarkan sesuatu di tangannya.
"berisik radiomen!"

"aa~kapten~!! Tadi ada kakek diluar masa ga liat ? O.O ..aa~~maksudku ada jendral..dia nitip ini!! Katanya ini hadiah buatmu…coba buka dulu.."

"haa?? Kapan kamu keluarnya juga aku ga tau~ == apa nih..hadiah..? == mana sini aku liat..whoa!!!!sialan aku kira formulir langganan majalah PB  == "
Seingat byo jin masih mengikuti rapat dadakannya tadi..entah sejak kapan dia keluar dan melihat jendral di luar sana.

Manabu melirik rui.pandangan mereka bertabrakan.
Manabu menandakan byou sebagai orang gila pada rui dengan jarinya.
Rui tertawa melihat itu.

" AAF pada AERO73…pihak internal menghadiahkan jam istirahat selama 7 hari 7 malam di kamboja…Libur mulai besok sampai waktu yang ditetapkan….?...salam jendral…"
Manabu mendengar kicauan kapten slengekan itu dan berdecak "gawat!"
"ke-kenapa manabu?.." tanya rui kaget.
"kita bakalan kena kerja rodi .. == "
"aaaa~~…haha tenang aja..aku punya banyak stok obat bius .."
"ide bagus! bagi aku 10 botol yah rui !! Atau bawa semua hahaha jangan sampe kita dibuli di kamboja nanti…"
Manabu merangkul pundak rui dan persahabatan mereka'pun dimulai sebagai "selir" dari kapten itu.

"ARGH!! Jiiiiin aku sayang sekali padamuuuu!!!! " *kucek"kepala jin*
"aaaa~~kapteeen aku sayang sekali sama mikonyaaaaaan~~~~"

"bangsat == nih ambil."
"WHA!! Ko..konci apa nih?.."
"kunci mikonyan..setelah pulang dari Kamboja nanti..mikoyan milikmu sepenuhnya..aku yang akan tanggung jawab"

Jin bingung tapi…
"waaaa kapteeeeen!!! Aku rela dijadi'in selir anda kapteeeen!!!!!! Terima kasih kapten!!" Byo menghormat byo sambil menghentak-hentakan kakinya manja.
"ha?..haha!!aku udah pernah eksplor badan kamu bodoh~"
"HAH?!"
"loh? Gak inget?...malam hari ulang taunmu itu loh HEADSET~~~~ *cubit pipi jin* "
"ngg~~GA!! Ga mungkin!!!! Aku bangun masih pake baju lengkap!"

"kau kira aku gak bisa pake'in baju anak teka kaya kamu hah?..." goda byo sinis sambil melirik tubuh jin.
"jadi a-aku..kapten…"
Byo angguk-angguk tersenyum menyeringai penuh kemenangan.

"manusia laknat == aku menyesal jadi homo….." Manabu mulai kebal mendengar Byo..kekasihnya itu sudah pernah meniduri semua anak buahnya sendiri.
"itu virus militer kan?...semalam…aku dipaksa…maafkan aku…manabu.." rui angkat bicara.
"aku tau…aku gak masalah kok…tapi…yakin gak takut ketularan..?" goda manabu sambil nunjuk celana rui dengan matanya.
"haha..aku punya obatnya…"
"whaa!! Serius?? Berapapun harganya aku beli rui!"

Byo tidak sengaja melihat "selir-selir"nya itu tertawa di deket heli.
Membuatnya yakin semua berjalan sesuai keinginannya.
"ayolah udah ~~cepet bangun,,cepet kerja!"

"Lepas landas 2 menit dari sekarang!!!"

"SIAP KAPTEN!!!"
Semua bergegas masuk ke dalam heli patroli itu,memulai hari-hari seperti semula dan menata hidup baru mereka masing-masing.
Walaupun sifat aneh kapten itu sulit diubah,,
Kepercayaan ,kesetiakawanan satu sama lain membuat mereka semakin solid dan menjadikan mereka prajurit udara terbaik dari yang terbaik.

--------------------------- FIN ---------------------------

FanFic :[AAF] scandal vol. 5 @ Aero Air Force

Project  : [AAF] scandal vol. 5 @ Aero Air Force
Genre    : dorama action,military,shounen-ai,yaoi,AT,AU,angst,Fluffy,Fiction
Pairing   : kazuki x yuuto , byo x rui , yuuto x Byo , Jin x Byo , manabu x Byo , rui x rei
Band's   : SCREW & JeweL & Blackrun
PG         : 16+ 
Author   : RuRu
a/n        :  waaaaaaaa ngejar waktu desu w w x3 gomen lama w w komento yoroshiku

----------------------
Byo berhasil mencuri apache dan menembak helikopter N*To di daerah tempat yang dijanjikan itu.
200km dari laut norwegia.
"Keluar kau brengsek!!! Hadapi aku satu lawan satu!!"
Byo terus menembakan amunisi apache itu tanpa henti.
Meledakan 4 helikopter N*TO yang masih belum diketahui identitasnya.

Tiba-tiba F22 raptor itu menyerang Apache yang ditunggangi Byo.
Mati-matian byo menghindar dari tembakan-tembakan itu,Benar-benar sulit dipercaya,bahkan apache juga kewalahan menghadapi F22.
"Ini terlalu cepat kapten!"
Dia berhenti… ketika melihat helikopter patroli itu berada di sebelah apache byo.
Byo melihat ke samping dan menjengis menendang pedal di kakinya itu.
"MANABON keparat!!"
"Aero73 siap membantu ..kapten.."

"wah wah…ternyata kalian rela mati demi kapten kalian yang tidak peka ini…?? Ah…doktor … anda juga ada disana kan?...kau tau siapa diriku…??Saudaraku mati terkena radiasi dari ciptaanmu itu dan kau kabur begitu saja..?? Heh…mungkin kau ingat nama ini…Nakahodo."
[a/n: nakahodo ada 2 c ,,member.a blackrun XD ]

Yuuto gemetar mendengar nama itu.tapi semua belum terkuak…mereka belum tau siapa yuuto sebenarnya.

"haha bicara apa kau ? Kau salah orang ,brengsek! " bentak byo keras sambil menembaki F22 itu.
Kecepatannya dalam berkelit hebat sekali,manuvernya begitu tinggi dan membuat byo semakin terbakar.

"wow..wow….tunggu dulu kapten…mungkin dia tidak mau mengaku sekarang…mungkin…anak buahmu yang lain ah..atau harus kusebut…dokter medismu itu...mengetahui nama ini….Rei..Jewel?"

"rei..?"
Mata rui membesar.hatinya berdebar kencang mendengar nama itu.
"siapa itu rui??..." tanya manabu pelan.
"rei…tidak mungkin…"

Sementara itu di helikopter N*TO itu juga keadaan hampir terbalik.
"siapa yang ada di dalam sana??!! Katakan padaku!!" bentak rei pada pilot helikopternya.
"rui…."
"bajingan!!" Rei baru sadar dia diperdaya sekutu Blackrun untuk membalas dendam pada doktor miyagi…seseorang yang membuat sekutunya yang bernama Jewel terpecah karena senjata nuklir anti deteksi itu.Tapi..
Rei tidak pernah menyangka,,rui,,seseorang yang pernah dicintainya ketika di serbia dulu adalah orang yang saat ini sedang dia tempuri.
Dan Jin [jewel] yang menjadi pilotnya,,yang menjadi teman sehidup sematinya sejak di serbia dulu juga…menginginkan rui ikut mati bersama doktor miyagi?...
Rei benar-benar kalap.

---------------------

Byo kaget mendengar Rui terlibat dalam hal ini.
"Jangan membuatku marah sialan!!" Byo menyerang lagi dan berencana maju ke garis depan untuk bertempur,,tapi Manabu menahannya.
"aku diblocking?! MANABON kau keparat!!!"

"maafkan aku kapten…"
Tiba-tiba rui merebut alat komunikasi itu dari Manabu.
" apa buktinya rei ada disana??!! Katakan padaku!"

"aah..jadi ini suara dari malaikat penolongmu itu kapten..?? Haha…rei…ada yang ingin dikatakan?...aku butuh nyawa disini….lebih baik kekasihmu mati…dan doktor miyagi juga…lebih baik mereka berdua mati ….hahaha.."

"NAKAHodo kau keparat!! Rui tidak ada hubungannya dengan kasus Nuklir sialan itu!! Kau mengkhianatiku !"

"aah..mengkhianatimu..? Itu pekerjaan pilotmu..Jin..bukan pekerjaanku.."

Jin mendengar dari dalam helikopter yang dibawa manabu..
"haah??apaan itu nama pilotnya sama denganku?iih menjijikan~~ w w "
xDD

"Hentikan omong kosong kalian, SAMPAH!!" Byo menyelip manabu dan menembaki F22 itu.
Suara amunisi yang terus sahut menyahut membuat Byo semakin bersemangat menghancurkan pengacau itu.

"percuma kapten!! Aku tidak akan membalas anda!!"
Nakahodo terus berkelit dan menghindar sampai Byo puas,,negosiasi'pun berlanjut.

"doktor miyagi…apa kau terlalu takut untuk membongkar identitasmu sendiri?..pengecut…ahh..bagaimana kalau aku bunuh satu orang dulu……jin.."

( jin [screw] : aaa aku tidak mau dengar hal ini~~ Jin yang mana sih ? Sialan..) xDD

Di dalam heli N*TO itu jin [jewel] menodongkan pistolnya di kepala rei.
" aku bisa membunuh Rei sekarang juga kapten…."

"hah?...apa peduliku??! "
Bentak byo.

"Ja-JANGAN!! Biar aku yang mati! Kau ingin seseorang mati kan?? Biar aku yang mati!!" Rui merebut senjata dari tangan kazuki dan menodongkannya di kepala.
Jin,manabu,yuuto dan kazuki terkejut melihat rui seperti itu.
"Rui..rui!!!! Jangan terpancing ,,rui!!!" Kazuki meyakinkandan berusaha merebut senjata itu dari tangannya.

Yuuto bermaksud untuk bicara,ini keterlaluan semakin lama dia diam,pasti akan ada korban berjatuhan.
Seharusnya dia yang mati.ini semua kesalahannya.
Ketika yuuto maju,,
"MUNDUR!! Yuuto aku bilang mundur!!" bentak kazuki keras.
"a..aku.."
Tiba-tiba…suara tembakan terdengar.

Byo yang berada di apache mengira itu adalah rui,,
Tapi seseorang terjatuh dari helikopter N*TO itu.
"rei…?...REI !!!!!" rui memanggil-manggil nama itu dan tidak percaya apa yang dilihatnya.
Rei mati bersimbah darah di lautan itu.dan tenggelam perlahan.

"Doktor miyagi…kau begitu hebat!...tidak peduli berapa nyawa yang hilang…kau tetap pada pendirianmu..bravo~!! Aah.tapi kenapa kau tidak tetap pada pendirianmu ketika melayani sekutu kami dulu ?... "

" doktor doktor doktor!! Aku tidak tau siapa itu doktor Miyagi ,,sinting!!!" Byo geram mendengar nakahodo terus mengungkit soal doktor itu.Byo harus melindungi yuuto.Karena dengan hal ini Byo yakin…orang yang disebut sebagai doktor miyagi itu adalah Yuuto….
Ternyata apa yang ditakutinya jadi kenyataan.

Sejak Byo mencurigai yuuto,dan diperkuat dengan sebutan "doktor miyagi" dari Nakahodo ketika mereka pertama kali berunding di udara,
Byo menyelidiki keserasian data yuuto dan doktor miyagi itu dari semua agensi yang menerimanya bekerja.
Melihat tanggal kelulusannya dan mendata semua jadwal kerjanya.Banyak kecocokan dan semua yang tidak masuk akal.Byo tidak ingin membuatnya dijatuhkan hukuman,sebagai kapten,Byo harus melindungi anak buahnya,,dalam keadaan apapun dalam masalah apapun.
Yuuto tetap yuuto.
Tidak peduli apa masa lalunya,dia sudah jelas diperdaya Blackrun dan dipermainkan oleh gubernur kroasia yang cukup punya derajat tinggi diantara orang berkuasa lainnya.
Yuuto hanya korban dari permainan kotor politik negara itu.

"aku diperdaya….aku…tidak tau…mereka memperdayaiku…mereka memanfaatkanku…aku tidak tau…mereka punya izin dari gubernur kroasia …mereka punya izin dari N*TO..aku tidak tau…apa yang mereka lakukan..aku hanya melakukan tugasku aja…aku dibohongi..."

Samar-samar byo dan yang lainnya mendengar yuuto mengatakan hal itu dari headset mereka.
Keadaan tertekan membuat Yuuto mengeluarkan semua dengan suara yang kecil,ketakutan dan bingung.
Suaranya terpekik,,terdengar begitu tertekan dan putus asa.

 "manabu…suruh anak itu diam!"
Bentak byo.
"siap kapten!"

Kazuki berusaha menenangkan yuuto di dalam helikopter itu.
Rui masih shock tapi dia menerima apapun yang terjadi,,rei mati demi dirinya.
"kazuki..aku yang membuat orang itu mati…aku yang membuat saudara nakahodo mati…"
"ssh…yuuto…jangan bilang apa-apa lagi…" Kazuki memeluk yuuto erat-erat.

Jin meletakan tangannya di pundak rui.
"rui…."
"aku tidak apa-apa…rei sudah mati… tembakan dikepala gak mungkin bisa tertolong lagi..tingkat trauma lebih dari 4…jantung atau otak yang tiba-tiba berhenti..jika hidup lagi..hanya akan membuatnya lumpuh…tanpa ingatan...lebih baik dia mati…"
"masih ada kapten..rui…kita pasti balas mereka."
"aku terlatih untuk hal seperti ini..jin..jangan pedulikan aku.."
Jin mengangguk dan lega mendengar Rui siap mental seperti itu.
Rui sangat terlatih untuk hal ini tidak seperti yuuto.
Yuuto sangat terguncang.

Tiba-tiba tanpa bicara lagi, Byo melontarkan rudal ke arah pesawat raptor itu.
"ARGh!! Kau mau main-main kapten??!!! Aku akan Melayani! !!! "
Nakahodo melontarkan serangan bertubi-tubi pada apache Byo.
Manabu tau ini berbahaya dan membawa mereka jauh dari arena pertempuran itu.
Byo menghadang heli milik N*TO itu dan membuatnya hampir menabrak apache miliknya.
Heli itu tertembak amunisi dari senjata apache byo dan terbakar.Meledak di udara dan melempar puing-puing ke udara.
Suasana semakin kacau dengan Byo yang semakin membabi buta menyerang F22 itu.

"Manabu!! Pergi dari sini!! "
"siap kapten!!"

"Gak bisa!! Kapten sendirian F22 terlalu kuat untuk Apache!!" Yuuto memohon pada manabu dan mendorong kazuki untuk menyingkir darinya.

"kau bilang interiornya tahan senjata hah?....aku tau dimana harus meledakan pesawat sialan itu!"
Byo mengambil posisi dan mengecoh nakahodo.
Ketika nakahodo maju untuk menyerang,Byo menggunakan manuver apache untuk menyelinap ke belakang.
"ARGH!" Nakahodo tidak percaya byo bisa melakukannya dengan helikopter.
Apache adalah heli tempur bukan pesawat tempur,,
Satu inchi saja salah perhitungan,rotor atasnya akan bertabrakan dan meledakan apache miliknya sendiri.

Byo mengunci target tepat pada turbinfan pesawat nakahodo.
Dalam hitungan detik,,
DUAAAARRR !!!!!!!!!
Bola api besar menjunjung tinggi ke atas langit dan melempar puing-puing petal besi dan kaca.
Meledakan Raptor F22 dan Membakar awak didalamnya.
Material anti pelurunya itu hanya berlaku dari luar dan tidak dari dalam.
Menghukum mati orang yang sejak awal mempermainkannya.
Byo puas sekali ketika membayangkan Nakahodo terbakar didalam sana.
Keringat bercucuran.jantung berdebar keras.Pertempuran singkat itu terasa begitu mendebarkan.
Pengalaman yang benar-benar tidak bisa dilupakan.
Membuat Byo ketagihan…ketika membunuh musuh dan mempermainkannya di udara,,hal itu selalu membuatnya ingin lagi,lagi dan lagi.

"nghhh…apa-apaan ini…?semudah itu dikalahkan?...haha..sialan kau melukaiku.."
Byo menekan pendarahan di bahunya.pecahan besi pesawat sialan itu menembus kaca dan menancap di pundak byo.

Suara jin terdengar di radio Byo.
"kapten??kapten?? Beri aku jawaban kapten!!,,"
Byo meraih alat komunikasi itu.
"iya iya bocah jangan berisik nghh.."
"aku dengar suara ledakan. Apa status anda sekarang kapten?.."
"status..?...aku masih ngapung di atas laut ,ada sesuatu yang menancap tubuhku,merobek kepalaku dan mematahkan tulang tanganku.."
"ahaha..iya iyalah..sekarang mau mendarat dimana kapten?mungkin sekarang FBI udah nungguin kita di pangkalan..== "
"aku yang bertanggung jawab..kembali ke pangkalan sekarang.."
"Order diterima."

Manabu benar-benar dibuat cemas olehnya,tapi lebih baik diam daripada membuat masalah semakin runyam.
Manabu membawa awaknya kembali ke pangkalan.Byo mendarat 10 detik setelah Manabu tiba disana.
Sesuai yang diperkirakan.
Agen rahasia dan FBI sudah menanti mereka dengan tuduhan pencurian apache.

------------- TBC -------------

FanFic : [AAF] scandal vol. 4 @ Aero Air Force


Project  : [AAF] scandal vol. 4 @ Aero Air Force
Genre    : dorama action,military,shounen-ai,yaoi,AT,AU,angst,Fluffy,Fiction
Pairing   : kazuki x yuuto , byo x rui , yuuto x Byo , Jin x Byo , manabu x Byo , rui x rei
Band's   : SCREW & JeweL & Blackrun
PG         : 16+ 
Author   : RuRu Michii
a/n        :  w w  Kome yoroppi nyan~ ♪ 

----------------------
Perairan atlantik kali ini terlihat biasa-biasa saja,,langit terlihat mendung dan arus laut terlihat pasang.
"rui,,sebelum di AAF…kita pernah ketemu ?.."
"mm..??...sepertinya belum,,aku mondar-mandir di medan perang sebelum jadi medis di sini…"
"medan perang?...di Gaza..?"
" haha…bukan…aku ditugaskan di korea selatan.."
Mendengar itu yuuto teringat sesuatu…
Korea selatan adalah tempat dia mengambil sesuatu untuk keperluan engineeringnya.Tapi yuuto masih terlihat tenang.
Kazuki hanya memperhatikan dan Byo hanya mendengarkan dari headset-nya.
Tiba-tiba terdengar suara ledakan dan sayat desis dari jet tempur yang tidak diketahui identitasnya.

Byo reflek menarik siklik dan menghindar ke atas.
Mereka tidak akan mengulangi kesalahan dengan menghindar ke arah bawah dengan helikopter yang sama.
"Sial!! Apa-apaan itu??" Manabu mematikan autopilot dan menstabilkan heli.
"rupanya pesawat sialan itu ingin bermain dengan kita…" Byo memandang ke depan,menatap tajam pesawat raptor F22 yang hampir membunuh seluruh awaknya kemarin.

"mereka lagi..menara,"
"Jin ! Alihkan salurannya…"
"tapi kapten!"
"Alihkan sekarang!"
Dengan keragu-raguan Jin mengalihkan saluran komunikasi mereka.
"siap kapten! pengalihan selesai."

Byo meraih alat komunikasi yang berada tepat di sampingnya.
"Apa mau kalian?melawan helikopter lemah seperti ini..haha,,rendah sekali.."

Keadaan menegang ketika jawaban dari pesawat itu tertahan.
" Aku hanya datang menagih janji pada salah satu anak buahmu kapten.."
Di saat yang bersamaan datang sebuah helikopter N*TO di sebelah pesawat jet itu.

" Bicara yang jelas brengsek.."

" doktor miyagi isamu….meninggalkan Blackrun ,sekutu kami untuk bergabung dengan AAF melarikan diri dari apa yang sudah diciptakannya…Nuklir…anti..deteksi… apa anda ingat doktor..?"

"Bicara apa kau bangsat??!!!"

"oouuww…ternyata seorang Kapten yang Hebat sepertimu bahkan tidak bisa mengetahui hal sekecil itu…Anda begitu hebat doktor miyagi…"

Yuuto hanya bisa diam mendengar itu semua.

"baiklah…aku akan memberitahumu siapa doktor pengkhianat itu… besok malam 200km dari perairan norwegia…jangan lewatkan hal itu..Kapten.."
Pelakon Raptor itu'pun melarikan diri melesat ke arah perbatasan dan diikuti helikopter N*TO di belakangnya.

"Oi !!!! "
Teriakan byou tidak ada gunanya.Byo membanting alat komunikasi itu dan berpikir keras , berusaha mencerna apa yang dikatakan orang itu tadi.
Byou tidak percaya kalau seorang asisten dengan hanya 4 sertifikat tanpa ijin terbang bisa melakukan hal sehebat itu.

"kapten.." panggil manabu.
"rahasiakan ini…aku harus mencuri apache sialan itu,,akan kutembak sampai menembus kepalanya! Keparat!"

-----------------------------
Malam semakin larut.
Kazuki menunggu yuuto di kamarnya,,sesuai janji mereka tadi pagi,,
Tapi yuuto tak kunjung datang memaksa kazuki untuk mencarinya.

Yuuto berdiam diri di Hangar , duduk di atas badan pesawat tempur ,sendirian dan mabuk berat.
"yuuto.."
"ngh..kazuki…belum tidur??..aku baru saja mau kembali ke kamarku.."
Kazuki menarik lengan yuuto dan membuat yuuto duduk di sebelahnya.
Yuuto menatap kazuki & tiba-tiba memeluknya,mengistirahatkan kepalanya di pundak kazuki.
"nggg~~tolong aku kazuki…"
Kazuki tau apa yang ditakutinya ,, perlahan membalas pelukan yuuto dan membelai rambutnya.
"aku ingin berhenti aja dari AAF…aku takut mati…. Raptor tadi…membuatku ketakutan setengah mati…"
Lagi-lagi yuuto berbohong.kenapa dia tidak jujur tentang hal sepenting ini?
Rasa khawatir kazuki akhirnya meledak jadi amarah.
Dia meremas lengan yuuto dan membuatnya menatap mata kazuki.

" Jangan bohong lagi yuuto! Aku tau semuanya! Doktor itu…soal raptor…tentang semua yang dikatakan laki-laki tadi di laut atlantik! Aku pasti melindungimu…apa yang trjadi?!! "
Mengingat apa yang dia dan byo bicarakan tadi…
-----------------------------
Ketika turun dari heli..
" jangan rahasiakan apapun dariku kazuki..aku tidak akan membuat anak buahku mati konyol hanya karena 1 orang pengkhianat!"
Byo terlihat begitu kesal ketika berkata hal itu.Kazuki tau Byo selalu patuh pada protokol walaupun kadang dia sendiri yang melanggarnya karena hak istimewanya itu.
-----------------------------
Yuuto terlihat sedikit bingung...
"mmmh haha aku tau..kazuki pasti melindungku~..aku tau.."
Yuuto menepuk-nepuk pundak Kazuki.Aroma alkohol begitu menyengat dari mulut yuuto.
" aaah?..berarti..ketahuan yah??...doktor itu memang aku….kazuki~…aku kesini untuk melarikan diri,,,mereka memperdayaku,,aku punya sertifikat MTE.phd ….aku juga punya ijin terbang~selama di kentucky,,,aku ini flight tutor seperti manabu~naaa~~gak tau yaaa..?? Haha..aneh…bukannya aku pernah bilang?eh..belum yah??mmm..aku lupa…~~waktu di korea selatan,,aku ini masih jadi weapon scientist~…kau tau gelarku apa?? Wea-pon EngiNeer MASc…master-of-science..haha "

"yuuto diam.."
"oh iyah terus~~ senjata yang aku belum selesaikan itu masih belum ada namanya…~~ Nuklir anti deteksi~ mereka bilang? ahaha namanya jelek sekali ~ nmh…"
"yuuto diam!"
"diam kenapa haaaah?? Kalau besok aku ikut kalian lagi ,,aku pasti mati..sama saja kan?...haha…mmngh!!"
Kazuki terpaksa menggunakan cara ini untuk membungkam yuuto,menyerang bibir yuuto dan melumatnya tanpa ampun,membuat yuuto terbaring di atas bodi pesawat jet itu.
"mmngh~~kenapa hah..??ka-zu..ki…"
Kazuki gak mau ada orang lain yang mengetahui hal ini,dia harus membuat Yuuto berhenti bicara.
Dalam keadaan mabuk seperti ini dia pasti bicara semua hal yang memberatkan hatinya.
Yuuto pasti dituduh sebagai mata-mata dan dihukum mati.Kazuki bersumpah tidak akan membiarkan hal itu terjadi.walaupun dia harus melawan Byo kaptennya sendiri,walaupun dia harus mempertaruhkan nyawanya sendiri..semua tentang yuuto bukan tentang dirinya lagi.

"hh..kazuki…."
Tanpa disadari kazuki berbuat terlalu jauh.
Kancing seragam yuuto terbuka,memamerkan noda-noda merah di leher dan dadanya.membuat kazuki semakin memilikinya.
Tanpa melihat yuuto meraih rambut kazuki.menjambak rambut kazuki memaksa kazuki kembali melakukan apa yang dilakukannya tadi,membasahi seluruh tubuh yuuto dengan ciuman yang basah.
"angh…"
Kazuki kembali menatap yuuto,,dekat sekali,,& mencium bibirnya.
Tangan yuuto naik turun mengelur sisi tubuh kazuki.mendominasi tiap gerakan kazuki di atas tubuhnya.
Kazuki menggenggam tangan Yuuto.

Malam hari seperti ini..keadaan hangar selalu sepi..
Tidak seorangpun boleh berada di dalam sana kecuali punya surat ijin lembur.
Yuuto dan Kazuki biasa menyelinap untuk jalan-jalan malam sambil berpegangan tangan.Tapi kejadian ini begitu jarang…
Bahkan dalam keadaan mabuk'pun yuuto begitu menikmatinya.
Kazuki juga tidak mau menyia-nyiakan saat-saat seperti ini,dia ingin memiliki yuuto seutuhnya.tidak peduli yuuto itu pengkhianat ,teroris atau apapun.

Semalaman itu yuuto hanya bisa pasrah dan berpegangan pada kazuki.

--------------------------------

Pagi hari'pun tiba..cahaya matahari pagi samar-samar menyelinap masuk ke dalam kelopak mata yuuto.
"ngh…"
Kepalanya sakit,,tubuhnya sakit… "kenapa aku tidur di hangar..?" pikirnya sambil berusaha duduk.
Yuuto menarik seragamnya yang merosot dan mengancingkannya.Berusaha mengingat kejadian semalam.
Sesuatu terasa begitu sakit di bawah sana.
"ugh..sakit……" Yuuto masih belum menyadarinya sampai kedua tangan yang kekar itu memeluk pinggangnya dan mendekapnya erat.
"ohayo…"
"mngh!ka-kazuki…"
Aroma alkohol yang menyengat dan nafas panas kazuki di telinganya membuat yuuto memerah.
Kazuki mencium pangkal leher yuuto,dan sedikit menghisapnya.menjadikan pagi hari itu begitu romantis bagi yuuto.
"n..ne~! Apa-apaan kazukii~~…" Yuuto berusaha lepas dari kazuki.
"apa-apaan?.. Mm..ini gak sakit..?.."
"ngh!" rasanya wajah yuuto panas sekali dan siap meledak ketika kazuki meremas sesuatu dibelakang sana.
"Ka-Kazuki!!"
"haha…dasar pemabuk…aku bisa menikmatinya semalam…"
" semalam..?semalam..kamu sama aku…??....di..di hangar??!!"
Kazuki tersenyum mencibir Yuuto dan menatap ke atas.
" argh!! Gak adil !!! Aku gak tau kazuki!! Aku gak ngerasain apa-apa..hah..?bagaimana ini..??aku..aku…Aaaaargh~~aku menyesal semalam minum minuman itu~~~" yuuto meremas kepalanya menyesali minuman keras itu..?
Kazuki bisa membuatnya lebih khawatir lagi karena ucapan-ucapannya semalam.
"haha..salah sendiri ~"
"aaaa~~kazuuki~~nanti malam lagi ya??...ya???...ayolaaaaah~~" Yuuto memeluk lengan kazuki merengek minta kejadian semalam diulang lagi. XD
"oke…asal kamu janji…apapun yang terjadi hari ini…jangan jawab apa yang orang lain tanya selain aku."
Tanpa pikir panjang yuuto mengangguk dan menyetujui hal itu.
Yuuto gak tau betapa kazuki mengkhawatirkannya hari ini.

---------------------------

Byo diam di landasan memandang rutinitas sirkus aeronautika di langit.
Keadaan terancam seperti ini mereka dilatih untuk tetap tenang walaupun ada senjata yang siap ditembakan di kepala mereka.
Byo terlalu banyak mencurigai yuuto semalam dan banyak berpikir tentang apa yang akan dilakukan komplotan mafia udara itu nanti malam.
Byo harus menyiapkan strategi…
Satu-satunya cara cepat menghancurkan mereka adalah apache…
Byo harus mencuri apache di freeport.
Benar…
Kenapa harus menunggu sampai nanti malam??
Byo nekat menyelinap pergi menggunakan KA52 alligator dari pangkalan.

"argh sial!" manabu melihat pesawat itu lepas landas melewati dirinya.
Manabu  berlari berusaha mengumpulkan awak yang lain dan mengejar Byo.
Manabu tau hal ini pasti terjadi.Byo selalu antusias dalam segala hal yang dapat membunuh dirinya sendiri.

Jin dan Rui bergegas membawa peralatan medisnya begitu'pun yuuto dan kazuki yang bergegas membawa peralatan teknisnya ke dalam helikopter.
"ingat apa yang tadi aku katakan yuuto."
Yuuto mendengar hal itu dari kazuki sebelum naik heli.
Dan hal itu membuat yuuto semakin takut,,apa mungkin semalam dia mengatakan identitasnya sendiri?...
Misi pengejaran Byo'pun dimulai….

-----------TBC-----------------