Selasa, 11 September 2012

FanFic : U're the Boss [oneshot]

Project : U're the Boss [oneshot] 
Genre   : Yaoi, fluffy, AR, RPF ,Lemon
Author  : Ruru kiryuu
Pairing : Kisaki x Riku
Fandom : Chariots , Lin -the end of corruption world- , ex-Phantasmagoria
PG      : 16 + 
Warning : male x male content fiction , don't like don't read!
Summary : Jangan lakukan jika tidak mau,,Aku bisa melakukan apapun tanpa izin darimu!siapa boss-nya disini?.............

---------------------------★★★★★---------------------------

Pagi hari...
suasana dingin,,lampu masih mati,,sedikit cahaya dari tv yang masih menyala tanpa suara.
ruangan itu,,begitu kacau..
kaset video game,joystick,bir,kertas" berisikan sketsa lirik & nada.
"nghh..."
Kisaki terbangun dengan laki-laki itu di pelukannya.
ketika membuka mata,,bahkan kisaki lupa semalam tertidur dengannya.
ini hal biasa,,dia adalah milikku...
pikirnya,,

Kisaki membetulkan selimut yang menyelimuti mereka,,
menyentuh rambutnya,,pipinya...hidungnya...terasa dingin...
tangan riku terbuka,,& Kisaki menggenggamnya...jari-jemarinya juga..terasa dingin...
tapi kenapa terasa hangat di dadanya...
tertidur lelap....
apa mungkin dia kelelahan ?
semua yang dikerjakannya semalam,,apa mungkin dia bisa merasa jenuh?...
Disaat tidur,,Kisaki bisa membaca semua dari wajah riku,,
Biasanya riku selalu tersenyum & tertawa seperti tidak ada sedikit'pun hal yang membebaninya...
entah apa yang membuat kisaki tidak bisa melepaskannya,,
Kisaki gak mau terpisah jauh darinya....

Kecupan pagi hari mendarat di dahi riku.
itu aja gak cukup untuk membuktikan apa yang ada dalam hati Kisaki.
Kisaki memeluknya..
membenamkan wajah di pangkal lehernya...menghirup aroma tubuhnya...
Seandainya bisa setiap hari seperti ini....tapi kisaki terlalu sibuk dengan pekerjaan di kantor atau karena jadwal konser mereka sendiri.
Ketika tensi naik dan memanas yang bisa dilakukan kisaki hanya terburu-buru dan marah-marah.
Gak terkecuali riku...riku paling sering dimarahinya.
"hmmh....."
Kisaki meninggalkan kissmark di leher riku..menandakan bahwa laki-laki ini hanya miliknya seorang dan itu membuat riku terbangun.
"ngh!..kisaki...."
"mm~ohayou..."
Kisaki berbisik,,nafasnya terasa sekali di telinga riku...hangat...
"nggg~~ aku masih ngantuk~.." 
actingnya yang seperti itu yang selalu berhasil membuat senyum menghiasi wajah kisaki.
"ngantuk~?...sial...padahal aku punya tawaran menarik~" ketika bicara hal itu Kisaki sengaja menempelkan bibirnya di telinga riku.

"mm~ tawaran apa ?... jangan jualan pagi-pagi gini kisaki~"
tanya riku manja.
"tidur..bersamaku..?"
mendengar itu..riku sedikit bingung biasanya Kisaki tidak mempedulikan moodnya,,tapi kenapa sekarang dia bertanya untuk hal yang biasa dia lakukan seenaknya?..
"dingin..."
Kisaki tertawa mendengar "izin" itu darinya.

Kisaki mengambil posisi menghimpit tubuh riku diantara lututnya.
Kisaki selalu tergoda ketika riku memakai kemeja putih itu..
"hmm..mau naik gaji berapa persen?.." goda kisaki dengan tangannya yang sibuk membuka kancing kemeja riku.
"ha?..satu juta persen juga aku gak akan keberatan..~"
"haha..aku gak sanggup membayar semahal itu...boleh aku tebus dengan tubuhku?.."
"u're the boss~" 
senyuman riku begitu manis...

"mch~"
berkali-kali kisaki mengecup pipinya hingga dia mendapatkan bibir riku.
"jangan lakukan kalau kamu gak suka.."
"hmngh..?? hh..kisaki..kenapa tiba-tiba..." belum sempat riku bertanya-tanya tentang kejadian pagi ini,,
Kisaki terus melumat bibirnya.
berusaha mencuri lidahnya dari dalam mulut riku.
Kisaki begitu menginginkannya,,dia memeluk riku sekuat tenaga~memperlakukannya selembut mungkin,,memastikan perasaannya sampai pada riku.

"mch..jangan diam saja...hh..riku.."
ditengah-tengah itu kisaki memaksa riku menyentuh dirinya,,
akhirnya riku terbawa suasana.
dia menaikan kedua tangannya memeluk kisaki dan semakin mendekatkan dirinya pada laki-laki itu.
"hh.. " Riku seperti orang kelaparan,,dia berusaha meraih bibir kisaki,,memiringkan kepalanya dan mencium wajah kisaki.riku melakukannya dengan sangat baik,,
dia terus menempelkan bibirnya dan melakukan hal itu hingga dia bisa mengecup leher laki-laki yang menjadi atasannya itu.

Tangan kisaki menyentuh kulit riku,,tangannya naik turun mengelus pundak dan lengan riku dari dalam kemeja putihnya itu.
"arghhh.....nice." Kisaki menggoda riku dengan bahasa inggrisnya itu.
setiap sentuhan riku membuat kisaki semakin memanas.
"berenti..."
"hh..??"
"aku bilang berenti.."

"h-ha??!!ke-kenapa?.." Riku mencari alasan kisaki menyuruhnya berhenti ditengah jalan seperti itu,ternyata sifatnya yang seenaknya itu tidak hilang terbawa suasan seperti ini,,yaah tapi itulah kisaki.

"udahlah..cepet bangun,,aku harus kerja." Kisaki beranjak dari atas tubuh riku dan memaksanya bangun.
Riku jadi bingung "kerja??tapi ini masih jam setengah 5 pagi"
"aku boss-nya aku yang menentukan,,gak usah mandi,,bawa kunci mobilku cepet."
perintah kisaki itu terpaksa riku turuti.walaupun rasanya ada yang aneh bekerja tanpa bersiap-siap dulu.tapi riku gak bisa berpikir lagi,,Kisaki meninggalkan ruangan itu begitu saja.

----------------------------------------------------------------------

di basement..
kisaki membuka pintu untuk riku.& bersiap mengendarai mobil merah itu.
"kerja apa pagi-pagi begini?" T3T pikir riku.
"hey jangan pasang wajah bertanya-tanya seperti itu,baakkka..!"
Kisaki tau kalau hal seperti ini selalu berakhir dengan protes.
Dia tau kalau riku marah karena berhenti seenaknya seperti tadi,,tapi justru ini adalah hal yang menyenangkan.

sesampainya di kantor...
sepi..lampu masih belum menyala...
suasana studio'pun hening...
jarang-jarang ada suasana seperti ini di tempat kerja.
Tapi pasti ada,,setiap malam...riku gak pernah merasakannya karena harus pulang tepat waktu.
kalau tidak,,boss-nya yang galak & cerewet itu pasti mengomelinya lagi.

kisaki membuka pintu kantornya.
"masuk...tunggu aku disana.."
"hai,,hai`~ hh..." riku hanya bisa menurut dan duduk di kursi kisaki.
sementara kisaki sibuk dengan berkas-berkasnya.

riku menyandarkan kepalanya dan menatap keluar jendela.
"kenapa aku harus kesini pagi-pagi?...tadi hampir aja aku melakukan hal itu..tapi dia suruh berenti kan?...hh...mungkin dia kelupaan berkas-berkasnya untuk meeting nanti siang..aku mengerti kalau soal pekerjaan tapi ..."
riku terus berpikiran yang engga-engga sampai akhirnya sadar.

Cklek.
"Oe?kenapa dikunci?..."
"ini kantorku kan ? " cih,,sombong sekali...
"ayo mulai..." kisaki naik ke atas meja dan duduk tepat didepan riku.
"h-hhe??!!mulai apa??apanya??" tanya riku gelagapan.
Kisaki membuka kakinya dan membuat hal itu terlihat vulgar di depan riku.
"meeting..." Goda kisaki sambil menyentuh bibir riku & kembali mengelur bibirnya itu.
"hmh!!! apa??hh!!kenapa disini??!!" Riku begitu panik dan tidak memperhatikan kisaki yang benar-benar merencanakan hal ini dengan rapi sejak awal.
kenapa harus dia begitu arogan dan seenaknya memerintah riku seperti ini ???

"N-na!!kisaki??haah??.."
"berisik,,"
"t--ttunggu dulu ..ki-kisaki!!"
Kisaki memaksa riku melakukan apa yang ia sukai xD
"tunggu dulu??aku ini Boss-mu,, jangan berani membantah,,mecat kamu itu semudah membalikan telapak tangan riku~..lakukan apa yang aku suruh!" bentaknya keras.
"haaa???!!"

kejadian seperti ini...
tepatnya pemaksaan seperti ini...
memperlihatkan hal yang terbalik pada semua yang mungkin mengetahui hal ini...
sebagai seorang pemimpin...
dia benar-benar berhasil mengatur segalanya...
"termasuk hidupku..." riku benar-benar bingung dan tidak mengerti apa yang sebenarnya 
apa yang dia lakukan bersama kisaki sekarang,
Tapi apapun yang dia minta,,kenapa riku gak pernah bisa menolaknya??

mungkin karena dia boss-nya...
tapi lebih dari itu...
mungkin riku sadar Kisaki adalah orang yang paling berharga dalam hidupnya.
Kehidupan penuh paksaan itu'pun terus berlanjut. XDD


---------------------------★★★★★---------------------------
~THE END~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar