Project : [AAF] scandal vol. 2 @ Aero Air Force
Genre : dorama action,military,shounen-ai,yaoi,AT,AU,angst,Fluffy,Fiction
Pairing : kazuki x yuuto , byo x rui , yuuto x Byo , Jin x Byo , manabu x Byo , rui x rei
Band's : SCREW & JeweL
PG : 15+
Author : RuRu
a/n : rilis lagi desu =D Kome yoroppi nyan~ d(^ o ^)b
------------------
Ketika cuaca cerah lautan atlantik berubah jadi sebuah hamparan berlian yang berkilauan dengan indahnya.
Senyuman manis terus tersungging di bibir yuuto.
Kazuki hanya tersenyum tipis melihat yuuto tersenyum manis dan kembali menatap ke luar jendela helikopter.
"kazuki aku baru 2 kali kebagian ikut patroli disini."
"2 kali..? "
" hah?..aaa~~ iyah maksudku,,aku baru 2 kali patroli di atlantik pas cuacanya cerah begini~"
"ahaaaa~~~" Jin senyam-senyum merhatiin mereka berdua,,entah kenapa hubungan kazuki dan yuuto tetap seperti pengantin baru XD
Padahal kejadian jin memergoki mereka itu sudah hampir 4 tahun lalu.
"YUUTO!!! gak ada mesra-mesraan di HELI !over…"
Kaget sekali mendengar byo bicara itu.
"si..Siap kapten!" ><
"bikin ngiri aja…,,cih!" Byo melirik manabu dengan wajah cemberut.kenapa harus laki-laki cantik itu selalu menghindarinya?
"jangan mandangin aku."
"habis aku iri liat mereka.."
"perbaiki kesalahan anda kapten."
Dingin sekali ==
Manabu marah sekali karena Byo menyita ijin terbang rui,,di satu sisi dia marah karena rui yang menolongnya,
di sisi lain dia marah karena Byo sengaja melakukannya ketika Manabu harus pergi selama 4 jam di malam hari untuk menjalankan tugas di Laut cina selatan,,
Dengan itu Byo bisa berduaan dengan Rui tanpa harus bersembunyi darinya kan?..
"woa..tunggu..tunggu.."
Byo melihat sesuatu yang aneh di kejauhan, koloni pesawat N*TO melintasi perairan atlantik dan melewati perbatasan.
Ada yang salah…
Patroli N*TO hanya boleh ada di perairan Norwegia dan atlantik selatan.
"Jin laporan !"
"siap Kapten!!! Aero73 lapor..Aero73 pada menara …ganti."
" ah itu!...F22 raptor..mereka punya LPI anti deteksi ,senjata internal & software di hidungnya ,dinding interior pesawat dengan ketebalan 4 inci anti peluru..percuma mengejar mereka..helikopter ini hanya punya amunisi tracer 23.1 mm,peluru kita pasti mental!" tiba-tiba yuuto angkat bicara membuat Kazuki dan Byo terkejut dan menatapnya heran.
"jin!"
"Siap kapten!"
"laporkan F22 pada menara.sekarang!"
"Siap Kapten! Aero73 pada menara..ganti.."
Byo & Kazuki mulai mencurigai yuuto,apa yang dia ketahui terlalu berlebihan. LPI adalah sistem yang masih belum diresmikan sampai sekarang.mana mungkin asisten engineer dengan 4 sertifikat seperti yuuto bisa mengetahui hal yang seharusnya hanya diketahui peneliti teknologi militer yang bersifat intern?..
Bahkan seorang agent AFDS'pun belum tentu bisa menyentuh isi dari pesawat Raptor itu.
"Menara masuk.."
"pesawat N*TO keluar dari perbatasan,Aero73 izin blocking F22 raptor ,,ganti.."
"Blocking diizinkan..over"
"hahaaa!! Akhirnya !! Manabon!"
"siap Kapten!"
"ambil alih! Aku mau nembak anak buahnya aja ah~!"
"ambil alih! Aku mau nembak anak buahnya aja ah~!"
"siap kapten!" Manabu mengambil alih helikopter .
Byo melangkah ke belakang & mengambil senjata di sebelah kaki yuuto.
"waa!!...kurang sexy..kurang sexy~…besok gunting celanamu yuuto!"
"ha-hah??"
"ini perintah!!"
"si..siap kapten!!!"
Wajah yuuto memerah dan dia berusaha melupakan apa yang disuruh kaptennya itu.
Byo senyam-senyum tertawa sendiri melihat yuuto,
paling asik mengerjai anak baru kan?
"tali-tali-tali…kazuki ! Tali udah di cek?.."
"semua siap Kapten!"
"aku ga pake tali deng..haha..good job officer dua!"
Ada kepuasan tersendiri baginya untuk mengerjai anak-anak baru..
Apalagi untuk menggoda pemain lama seperti kazuki.
Byo mengambil posisi dan mengambil mic heli dekat pintu yang terbuka itu.
Manabu melesat menghadang Helicargo milik N*TO itu tepat 1 km sebelum keluar perbatasan.
Pilot HeliCargo itu terlihat jelas kebingungan ketika Manabu berhenti hampir sejajar dengan Helicargo-nya.
Jauh dibelakang pemimpin mereka .. F22 raptor..terlalu bahaya mendekati pesawat itu.
"Aero73 blocking..siapapun disana cepat menepi di freeport sebelum aku tembak!"
Tidak ada jawaban…
"haah~! Jin ! Mana koneksinya?!"
"Positif kapten!"
"aero73 blocking… peringatan 3 pada helicargo N*TO…menepi di fre..ARGh!!AWAS!"
Byo melompat masuk ke dalam .
Semua panik ketika F22 raptor itu membelok dan memanuver tepat di atas mereka.
Pesawat pari itu hampir menabrak mereka di udara,melesat dengan kecepatan penuh.
membuat manabu turun menukik hingga alarm bahaya membuat suasana semakin bising di dalam sana.
"apa-apaan sialan itu??!"
"kapten?..ta-tangan anda.." yuuto kaget melihat tangan byo berdarah dan robek terkena besi dari kursi awak heli.
Sampai-sampai tidak menyadari barusan dia terjatuh di pelukan Kazuki. XD
Tapi Byo gak peduli dan malah kembali ke kokpit berusaha membantu manabu menstabilkan kembali helikopter patroli itu.
"dasar buatan Soviet! Kaga bisa nonggeng! "
"anghh…yuuto…" Kazuki menahan sakit di punggungnya.
Benturan itu cukup keras dan mungkin membuatnya memar.Berat tubuh Yuuto memperburuk keadaan itu tapi Kazuki berusaha melindungi yuuto dan tetap tenang.
"Kazuki!!..apa yang sakit??..ada yang luka??..ma..maafkan aku.."
Yuuto berusaha berdiri dan membantu kazuki.
"apa yang kamu tau soal raptor?...."
"hah..?" yuuto tidak mendengar jelas apa yang dikatakn kazuki tapi.."cek bagian dalam heli" kata-kata itu menjadi perintah untuk tidak mempertanyakan apa yang dikatakannya barusan.
"hah..?" yuuto tidak mendengar jelas apa yang dikatakn kazuki tapi.."cek bagian dalam heli" kata-kata itu menjadi perintah untuk tidak mempertanyakan apa yang dikatakannya barusan.
Kazuki mengalihkan pikiran yuuto pada pekerjaannya.walau terlihat begitu cemas,yuuto tetap profesional dan menjalankan tugas.begitu juga dengan Kazuki.
" sinyal radar eror , kebocoran gas pneumatic tingkat 1 "
" suara periodik dari kerusakan ringan rotor belakang .." Kazuki dan yuuto segera melaporkan kerusakan-kerusakan itu sesuai protokol.semua awak heli menggunakan masker mereka untuk menghindari keracunan gas pneumatic.
"Aero 73 pada menara ganti,Aero73 pada menara,serangan dari helicargo N*TO & F22 Raptor belum diketahui identitasnya.Status pengejaran terhenti,kami mengalami kerusakan pneumatric dan rotor belakang,2 awak cedera, minta ijin untuk mendarat darurat di freeport.ganti."
"hehe bagus jin…aku mau mencuri apache disana dan mengejar bajingan itu!..." pikir byo dalam hati.
Berada di freeport dengan mudahnya byo bisa menggunakan hak istimewanya untuk minta ijin mengejar helicargo yang membuat tangannya robek itu.tapi...
Berada di freeport dengan mudahnya byo bisa menggunakan hak istimewanya untuk minta ijin mengejar helicargo yang membuat tangannya robek itu.tapi...
"menara pada Aero73 , pendaratan darurat ditolak.pendaratan dialihkan ke pangakalan utara blok B, ganti.."
"bangsat!" Bentak byo kesal .
"aero73 , siap mendarat di pangkalan utara.over.."
"ayolah kapten~kita masih punya 988detik untuk mendarat di pangkalan utara,"
" ya ya aku tau~"
Byo mengambil alat komunikasi dari tangan Jin.
"aero73 pada menara sialan.order diterima mendarat di pangkalan utara.over."
Laporan terakhir dari byo itu menjadi keputusan terakhirnya untuk mengikuti perintah dari menara di pangkalan.
Pesawat raptor itu menghilang dari pandangan.
Bagaimana bisa pihak mereka memiliki pesawat yang belum diresmikan itu?
Byo terus berpikir siapa yang berani mencuri barang semewah itu dari pabrik pemerintah?
---------------------------------
Menghadang musuh di udara tidak pernah semudah yang dibayangkan selalu ada saja hal yang mengejutkan.
Karena itulah daripada berpatroli membloking penyusup,lebih baik berada di Apache dan menyerang pada sasaran.
Byo masih kesal dengan keputusan menara menarik mereka kembali ke pangkalan utara.
Rui sudah menunggu mereka di landasan dengan peralatan medis lengkap di mobil ambulance itu.
Pendaratan sukses.
Ketika semua awak keluar dari heli,Lengan byo mengunci manabu di kokpit.
"apa ini..?"
"bukan apa tapi kenapa!"
"bukan aku yang kenapa tapi anda kapten!"
"jangan panggil aku kapten!" lagi-lagi byo membentaknya.
"hh..mau bicara apa?cepet.." Manabu menyandarkan punggungnya di kursi itu menunggu apa yang ingin dikatakan byo.
Byo memainkan rambutnya. Berpikir apa yang harus dilakukannya untuk mendapat ampun dari Manabu.Byo Memandang dan mengagumi kecantikannya.di saat seperti ini?..
Manabu melirik kaptennya yang juga kekasihnya itu.
"aku mau turun."
Ketika manabu berdiri,Byo menyerangnya membuatnya kembali duduk,mengunci kakinya di antara lututnya dan melumat habis bibirnya.
"mmmh!!kapten!!" manabu mendorong Byo sekuat tenaga.
"hmm..??haha..ada apa hah..? Sebentar aja.." tangan Byo menggerayangi tubuh manabu.
Manabu berontak habis-habisan,Tapi byo berhasil membuat leher dan bibirnya semakin basah.
PLAKK!!
Tiba-tiba manabu menampar byo dengan nafas terengah-engah.
"kenapa aku ditampar ,manabon?! Aku hanya mau minta maaf soal ijin terbang rui!"
"hh..hh..minta maaf?...dengan cara seperti ini?!!..keterlaluan …hh.."
Byo kaget melihat manabu hampir menangis.lagi-lagi manabu mendorongnya dengan kasar.
"Minggir!!"
"hey!..."
Ternyata laki-laki itu benar-benar marah.Byo tersenyum sinis,rasanya asik sekali mempermainkan perasaan co-pilot itu seperti ini.
Membuat byo sadar manabu tidak bisa lepas darinya.
Byo tertawa ,menertawakan kehebatan dirinya menjatuhkan hati laki-laki tercantik di pangkalan ini sambil menggelengkan kepalanya dan beranjak dari kokpit.
Byo keluar heli sambil mengelap bibirnya yang berdarah.dia terlalu kasar hingga melukai dirinya sendiri di dalam sana.tapi telinganya dibuat iritasi dengan nada manja yuuto.
"kazuki~.. Minta rui obatin lukamu yah..?tadi itu pasti memar…"
"aku tau.."
"iya iya aku juga tau..' Byo menyindir yuuto.
"kap-kapten!..maafkan aku..tangan anda ..gak sakit?" tanya yuuto polos melihat Byo santai-santai aja dengan luka terbuka seperti itu.
"apa hah?..ini?..tentu saja sakit bodoh! *getok kepala yuuto*"
Kazuki geli melihat mereka bisa akrab seperti ini.
"aaa~ kapten sakit~" Yuuto memegang kepalanya dan merengek.
Kazuki mengacak-ngacak rambut yuuto,memeluknya di depan Byo.
"hwoa hwoa..jadi ini kerjaan kalian di pangkalan?..na? kazuki??..."
"mm..?...ada yang salah kapten?.."
"pasti ada! Aku ini kaptenmu kan?!! Hargai aku sedikit! Dasar maho == Yuuto!!!"
"siap kapten!"
"Pergi makan sana!!"
"makan?...emang boleh?... O.O "
"boleh…ajak manabu juga suruh dia makan sekarang!"
"siap kapten!!"
Yuuto selalu panik ketika mendapat perintah yang aneh-aneh dari Byo,tapi dia selalu menurut,membuat byo dan kazuki gak kuat menahan tawa.
Tanpa disengaja Byo melihat manabu berbincang singkat dengan rui.Byo selalu ingin membuat Manabu mengerti,ketika tensi naik kadang dia gak bisa mengontrol dirinya sendiri.kenapa meminta maaf rasanya begitu sulit?..
"Manabu siapa yang terluka?.."
Tanya rui pelan.
Manabu menatap kesal pada Byo.Tapi dia berusaha tenang menghadapi rui. " kapten & kazuki.."
" manaaaabu~ ambil makan yuk! Aku lapar~.." suara yuuto memecah suasana tegang di antara mereka.Manabu mengikuti kemauan yuuto dan pergi dari sana.
--------------------------------------------------
Jam kerja berakhir..
Kazuki & Yuuto masih sibuk memperbaiki heli di hangar.
"gara-gara F22 tadi kita jadi lembur…na! Kazuki!" keluhnya pelan sambil terus membuka sekrup dari penghubung ruang pneumatic itu.
Sementara kazuki baru selesai memperbaiki rotor belakang dan mengganti oli rotor atas,,sambil terus memutar kunci L-nya,Kazuki berusaha fokus pada yuuto.
"gak ada yang aneh kan..?justru bagus bisa lebih lama megang heli seperti ini.."
"aku juga suka lama-lama sama helikopter ini…tapi aku lebih suka lama-lama ada di F22 yang kaya tadi itu~.."
"F22?...sertifikatmu belum cukup untuk handle F22 ..hanya peneliti atau agen AFDS yang boleh menunggangi raptor..lagipula hanya untuk percobaan penerbangan aja,,bukan untuk patroli atau turun langsung ke garis depan,,F22 masih punya masalah peresmian di N*TO..."
"he?? Yang lain aku tau,,tapi aku gak tau itu belum resmi di N*TO… O.O w w ..kalau aku ikut pelatihan lagi aku harus ninggalin pangkalan ini selama 2 tahun..[ aku gak mau pergi ninggalin kazuki…]" kata-kata itu tertahan di tenggorokan yuuto.
"jangan jadikan aku alasan.." Kazuki berkata hal itu tanpa menatap yuuto.
Yuuto kaget ternyata atasannya itu tau apa yang ingin dia bilang XD
Kazuki mencuri pandang dan berusaha mencari tau tentang yuuto lebih dalam lagi,,
Kazuki dihantui kecurigaan yang menakutkan pada asistennya itu.
"a! punggungmu aku mau lihat dulu.. ~ tadi gara-gara aku kamu kebentur kan?.."
Yuuto berusaha mengalihkan pembicaraan dan memeriksa punggung kazuki.
Rasanya ini kesempatan menyentuh laki-laki yang dikaguminya itu XD
Yuuto memasukan tangannya ke dalam kemeja seragam kazuki.
"ini sakit?..mmm..kazuki bilang aku mana yang sakit?..kalau ditekan sakit ga?..yang ini??"
"jangan pedulikan aku cepet kerja…"
"mana bisa gitu? Kalau ada yang sakit harus bilang rui ! Yang ini gimana..?"
Ketika yuuto menekannya pelan,Kazuki bereaksi.
"ugh..itu sakit.."
"memar ya..?..maafkan aku,,,~" Yuuto memeluk kazuki dari belakang dan meminta maaf berkali-kali dengan nada manja.
"yuuto..jangan mulai lagi.."
Yuuto melepaskan kazuki dan menatapnya. "harusnya aku gak jadi asisten enginer..aku hanya bikin repot.."
"hh..maka itu pergi ke rusia ,, bawa pulang sertifikat untuk Apache."
"Maksudku bukan itu kazuki… seharusnya tadi aku bisa menjaga diriku sendiri…gara-gara aku kamu jadi terluka.."
"itu kan gak diduga..F22 tadi yang salah." Kazuki masih mengerjakan pekerjaannya.
"Kazuki…"
Kazuki akhirnya berhenti berkutat dengan kunci L-nya itu dan menatap yuuto.
"aku mau pergi ke rusia!"
Kazuki kaget sekali dengan keputusan mendadak itu.
Dia tertawa kecil sambil bertanya. "haha..ada apa hah?..kenapa tiba-tiba?.."
"aku…aku..a-aku .. Aku tau apa yang terjadi antara kamu sama kapten.."
Minggu lalu ketika yuuto mencari kazuki untuk memberikan laporan stok sparepart,yuuto ga sengaja melihat byo mencium bibir kazuki di landasan.
Yuuto berlari kembali kedalam gudang tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"minggu lalu..di landasan.."
Kazuki tetap tenang,meletakan kunci L-nya dan menyandar pada tiang rotor itu.
"hh…itu bukan apa-apa.."
"bukan apa-apa…?..."
"hal seperti itu sudah gak aneh kan?.. Ini pangkalan militer,,setiap orang punya kebutuhan masing-masing."
Kazuki berusaha menjelaskan pada yuuto.sikapnya terlalu dingin.Kazuki tau itu,tapi ini benar-benar keputusan untuk masa depan yuuto.mengendarai F22 dan mengejar impiannya.
"a-aah..begitu ya…?..ya sudahlah ayo selesaikan ini dulu…" ajak yuuto sambil beranjak dari sisi kazuki.
Kazuki tau yuuto sakit hati.
Tapi mungkin ini kesempatan untuk membuatnya sadar.ada yang lebih penting daripada hanya sekedar menjadi asisten enginer.
melihat matanya berkaca-kaca seperti itu membuat kazuki bimbang dengan apa yang dilakukannya dengan apa yang dikatakannya barusan.
Kazuki mengelus rambut yuuto. " bukan aku alasan yang tepat untuk sertifikat itu yuuto.."
ini tidak berguna,yuuto tidak kuat menahannya.ingin menangis.
" aku hanya takut…kamu ninggalin aku untuk kapten byo.."
Kazuki menarik yuuto dalam pelukannya, melumat bibirnya perlahan dan menghapus air matanya.
" kalau gak mau sekarang juga gak apa-apa kan..?? Soal aku & byo.. Itu hanya main-main..bukan apa-apa yuuto.."
Yuuto mengangguk dan terus menunduk.
-----------------------------
2 jam kemudian perbaikan heli selesai.
Yuuto dan kazuki pergi ke toilet hangar untuk membersihkan tangan mereka yang dipenuhi oli dan debu.
"Kazukiii !! Wajahku kotor!"
Setelah dua jam yuuto baru sadar kazuki mengerjainya ketika menghapus air matanya tadi.
"itu sambutan untuk anak baru..haha..!"
" anak baru?! Aku disini sudah 5 tahun!"
" tidak lebih lama dari yang lainnya…haha..sini aku bersihkan.."
" pak enginernya disini jahat amet~ sama kaya yang lain suka ngegencet anak baru~"
" iya iya ..jangan nangis~" goda kazuki sambil mengelap gurat-gurat oli hitam di wajah yuuto.
Suasana seperti inilah yang selalu membuat Jin tidak tahan menahan iri melihat mereka.
----------------------------
Byo dan Jin gak sengaja melihat yuuto dan Kazuki dari pintu itu.
"heh! Heh! Bocah gak usah liat begituan!"
"aaaaa~~! Kapten lepasin!!! "
Byo menutup mata Jin dan menyeretnya kabur dari depan hangar. xDD
Byo merencanakan sesuatu untuk ulang tahun radio officer-nya itu…
Semua tau apa yang dipersiapkannya kecuali Jin seorang.
Tapi mungkin..malam ini Byo akan memberinya sedikit kenangan bekerja di AAF.
"aku mau dibawa kemana kapten!"
"sssst!!! Jangan berisik ikut aja!"
Jin hanya pasrah dan mengikuti kemauan kapten gilanya itu.
ada apa ini???!!! xDDD
-------------TBC ----------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar