Selasa, 11 September 2012

FanFic :[AAF] scandal vol. 6 @ Aero Air Force ~FINAL BATTLE~


Project  : [AAF] scandal vol. 6 @ Aero Air Force ~FINAL BATTLE~
Genre    : dorama action,military,shounen-ai,yaoi,AT,AU,angst,Fluffy,Fiction,SMUT
Pairing   : kazuki x yuuto , byo x rui , yuuto x Byo , Jin x Byo , manabu x Byo , rui x rei
Band's   : SCREW & JeweL & Blackrun
PG         : NC 17 +
Author   : RuRu Michii
Warning : SEMUT tingkat dewa!! jangan baca sebelum buka puasa bagi yang lagi puasa desu >////< gomen ne !! hontou ni gomeeenasaaaai w w w
a/n        :  w w  Kome yoroppi nyan~ ♪ akhirnya selese juga w w w *gelundungan ama byo* w w 

------------------------------
Sesuai dugaan,,
Byo mendarat tepat 20 detik setelah Helikopter manabu beserta awaknya menyentuh landasan.
Beberapa mobil polisi, ambulance dan agen-agen internal menunggu kedatangan kapten itu.
Byo membuka kokpit yang pecah itu menahan rasa sakit dan menyapa orang yang menyambutnya di bawah sana.
"selamat sore kapten…anda akan ditanyai beberapa hal tentang insiden ini…"
"haa..?..haha..kalian bercanda yah?..apa-apaan ini? Agen internal?...FBI…SWAT..? Ini terlalu berlebihan."

" Kali ini anda tidak bisa lolos kapten byo..berikan laporan anda dan bersiaplah menyerahkan izin terbang anda..tangkap beliau.."
Dengan sigap anak buah kepala polisi divisi kejahatan udara itu memborgol kedua tangan Byo.
"argh..sialan…." Byo sudah mengantisipasi hal ini.
"tenang kapten..kami akan mengurus luka anda…"
Byo dipaksa berjalan mengikuti mereka ke mobil polisi itu.

Manabu melihat Byo dibawa polisi.wajahnya terlihat cemas tapi Manabu diam.
Mereka memberi laporan palsu…tentang keperluan berpatroli.
Manabu gak akan membuat hal seperti ini semakin sulit.
Byo mengedipkan matanya pada laki-laki itu dan pergi dari sana.

"dia kira ditangkap seperti itu terlihat jantan..??dasar gila…"
Gumam manabu kesal.

"yuuto…jangan mengatakan apapun sebelum aku suruh.."
"ng..?...tapi kazuki..kapten--"
"sssh..dia bersih dari hukum.."
Daripada mengkhawatirkan Byo,Kazuki lebih mengkhawatirkan Yuuto.
Identitasnya terlalu mengancam keselamatan yuuto.
Dengan keadaan panik seperti ini.Yuuto selalu menyerah dan mengatakan semua yang dipendamnya.

----------

Rui berpikir…berusaha menjernihkan semua hal yang tercampur aduk di otaknya.
Dia terlatih untuk melihat orang mati didepan matanya sendiri tapi…ada apa…?...
Perasaannya begitu terpukul…
"rui..aku masih punya jatah bahan bakar…jam patroli kedua nanti...kita cari lagi..?..."
Tanya manabu simpatik.
Mencari jasad rei untuk membuat hati rui tenang…
Manabu terus mencari jasad laki-laki itu untuk Rui…walaupun bahan bakar mereka hampir habis tadi…
Manabu berani mempertaruhkan nyawa untuk hal seperti itu..?...
Rui dipermalukan oleh perbuatannya sendiri.
" maafkan aku..manabu.."
Rui membungkuk memohon maaf,air mata terus mengalir menyesali apa yang diperbuatnya.
" aku ngerti…semua orang butuh pelarian…pilihanmu Byo kan..?aku gak keberatan.."
" maafkan aku…"
" kamu nyelametin nyawaku di atas sana...aku berhutang budi …anggap saja kita impas…oke?.."
Manabu menggenggam kedua lengan Rui memastikan semua baik-baik saja.
Rui agak ragu…dan mengangguk menyetujui perkataan manabu.

----------
Malam hari tiba...
Kazuki berusaha memejamkan matanya…
Mengingat semua yang terjadi,,hanya melukai perasaan yuuto dan membuatnya tersiksa..
Selama yuuto masuk AAf…
Baru tadi ketika mengerjakan maintenance helikopter dan analisa kerusakan apache di hangar,
Kazuki melihat yuuto diam dan tidak responsif seperti biasanya.
Untuk beberapa saat dunia terasa gelap.
Kazuki kehilangan sosok bodoh dan ceria itu.

Kazuki menggunakan tangan kirinya untuk menopang kepalanya.
Melihat dengan jelas sosok laki-laki itu.
Terbaring disampingnya…tanpa ada kedamaian tersirat di wajahnya.
Kazuki begitu dekat dengan yuuto yang menggeliat sedikit untuk mencari kenyamanan dari tubuh kazuki.
Yuuto belum tidur..hanya memejamkan mata berusaha menenangkan dirinya sendiri.
Membelakangi kazuki adalah triknya supaya kazuki tidak membaca pikirannya dari wajahnya itu.
"mmmh….jangan mandangin aku kaya gitu..kazuki…"
Gumam yuuto pelan.
Kazuki mencium kepala yuuto dan memeluknya erat.
"hhmh….aku khawatir setengah mati…aku kehilangan orang bodoh yang berisik setiap kali ada di hangar"
Tiba-tiba kazuki menarik lengannya.
Semakin memeluk yuuto dan menelusuri leher dan pundak yuuto dengan bibirnya.
"mm…?? Ka-kazuki~..." sentuhan kazuki begitu luar biasa.
Yuuto menahan desahan yang hampir keluar dari mulutnya.

Kenapa harus kazuki tau apa yang dibutuhkan yuuto?...
Yuuto membalas pelukan Kazuki berusaha menenangkan dirinya sendiri.Yuuto menyalahkan dirinya sendiri.Hal itu selalu melekat di pikirannya,,Semua hal yang terjadi adalah salahnya..
Mengacaukan Byo dan awak pesawatnya….Mengancam jiwa rui dan yang lainnya,,membuat rei dan pilotnya tewas di atas sana…membuat Nakahodo mati…semua adalah salahnya.
Apa yang terjadi kalau Byo ketahuan menyembunyikan identitas dirinya..? Yuuto membuat semua orang menderita.
Nafas yuuto tersengal menahan tangis , membuat kazuki semakin erat mendekapnya.
"lupakan semua yuuto…apa yang terjadi tadi siang…jangan pernah diingat lagi…"
Yuuto menggelengkan kepalanya.

"aku gak bisa…kazuki…aku gak akan bisa…ngmh.."
Kazuki melumat bibir yuuto,,melepas satu persatu kancing kemeja hitam itu dan mengistirahatkan tangannya di sleting celana yuuto.
"buat malam ini aja..?...untukku..?" Kazuki bertanya disela-sela ciuman itu sambil berusaha mengambil napas.
Yuuto gak menjawab kazuki,,menaikan tangannya ke leher kazuki dan menariknya kembali untuk melumat bibirnya.
"nghh…kazuki…tolong aku.."
Kazuki terus menghujani yuuto dengan ciuman basah itu dan lagi-lagi meninggalkan bekas gigitan di pundak dan leher yuuto membuat yuuto sesekali mendesah keras.

Sementara itu…..

-----------

Ditahan selama 8 jam untuk ditanyai hal-hal yang hanya mendesaknya untuk menyentuh hukum,,
Byo akhirnya diselamatkan oleh tangan-tangan profesional yang melindungi hak prajurit udara sepertinya.
"hh..tanganku sakit…"

"kapten byo..silahkan bersihkan luka anda di ruang rapat…"
"ha?..rapat…?"
"jendral ingin menyampaikan sesuatu pada anda…tidak ada waktu lagi kapten..anda harus bergegas..Jendral , agen internal dan tim medis sudah menunggu anda di ruang rapat…"

Byo mengetuk pintu itu..
Ini sudah kedelapan kalinya Byo masuk ruang rapat internal.
Rui menunggu Byo disana.Seorang bapak tua menyambut kedatangannya.
"bagaimana hari anda kapten Byo..? Anda menikmatinya..? Haha..agen FBI terlalu berlebihan menangani kasus seperti ini…"
"Jendral..?...ada apa ..?"
 tanya Byo curiga.
"jangan panggil aku jendral..kau sudah seperti anakku sendiri … kau mewarisi talenta tempur yang begitu hebat..aku bangga bisa bertemu kembali denganmu dengan keadaan utuh seperti ini kapten..silahkan duduk.."

"siap jendral.."
Rui segera mengganti balutan luka Byo.
Rui tutup mulut agar tidak ada kesalah pahaman.sementara Byo memandanginya dari dekat.
Memastikan semua baik-baik saja.

"aku sengaja menyuruhmu datang kesini…semua laporan dari pemantau rahasia AAF mendapat data dari salah satu anak buahmu kapten…aku berusaha sabar untuk mengatakan hal ini…mungkin anda kenal dengan nama doktor miyagi…"

Byo dan rui kaget mendengar itu.Rui terus melakukan pekerjaannya,menyembunyikan wajah dari jendral itu sambil menggigit bibir bawahnya.

"sial…aku didahului kakek tua ini…"

Semenjak kecurigaan Byo menguat di atas sana..
Byo memeriksa semua dokumen yuuto dan riwayat hidupnya,,bahkan Byo mengecek semua akademi dan agensi-agensi yang menerimanya,,semua catatan hitam yuuto dan sertifikasinya.
Ada banyak kejanggalan pada keserasian data kelulusan dan surat-surat dari agensi pemerintah yang menerimanya pada 6 tahun lalu.
Membuat Byo yakin Yuuto punya hubungan dengan sekutu diluar N*TO.

"hh..haha…anda memang seorang jendral..aku tau ini pasti ketahuan…aku siap mendengar anda jendral..apa tuduhannya..?...aku bersumpah..jika salah satu anak buahku harus dihukum…anda harus menghukumku juga..."

"hhhmmm…. Aku bangga mendengar itu kapten byo..anda begitu berani…hal ini tidak serumit itu…setelah aku periksa..Doktor miyagi bersih dari hukum…dia beruntung karena aku mendengar kabar dan klarifikasi dari agen N*TO di Kroasia..gubernur yang memalsukan banyak surat izin bekerja di pabrikan intern itu sudah dijatuhi hukuman seumur hidup… dan kejahatannya terbukti dengan menyembunyikan senjata yang masih diteliti di pabrik senjata mereka…,katakan dengan jujur kapten…aku percaya anda sudah mengetahui hal ini sebelum aku...."

"aku tau semua ,jendral....yuuto..maksudku..doktor miyagi hanya dimanfaatkan pihak-pihak teroris untuk mengembangkan teknologi senjata mereka…sejauh yang aku ketahui…mereka memilih AAF,N*TO dan PBB sebagai targetnya..."

"haha..karena itulah aku percaya pada anda kapten byo…."
Jendral itu menyodorkan sesuatu.
"aku sengaja menahan ini untuk kepentingan genting seperti ini…"

Byo kaget melihat surat izin AFDS yang pernah dipegangnya dulu.
"aku melakukan pencurian apache itu diluar protokol AFDS jendral…"

"anda melakukan hal yang benar kapten….Sertifikasi AFDS ini masih berlaku untuk anda…dan akan berlaku untuk seumur hidup..dengan ini…"
Jendral itu memberikan lencana salib itu pada Byo.
Lencana yang menjadikannya pahlawan Negara dan Agen paling elit di landasan dan pilot-pilot pemimpin lainnya dengan Service terbaik untuk Negara.

"aku secara pribadi..berterima kasih atas semua jasa anda…menyelamatkan dan melindungi semua anak buahku di AAF…kapten.."
Jendral itu berdiri dan menghormat pada Byo.
Byo kaget melihat hal itu terjadi…Seorang petinggi…senior,,seorang Jendral yang lebih dari 50 tahun berperang menghadap padanya dan memberi penghormatan seperti ini.
Byo berdiri dan menghargai sikap itu. "dengan senang hati …jendral.."

"teruskan pekerjaan anda melindungi Negara dan anak buahmu, Kapten byo.."
"siap jendral."
"silahkan beristirahat kapten…semoga hari anda menyenangkan.."
"anda juga jendral..terima kasih.."

Akhirnya jendral itu pergi dari ruangan itu.
Rui juga hampir selesai membalut luka byou.
"aku selalu jatuh cinta melihatmu menangani luka seperti ini rui.."

"jangan menggodaku lagi..aku udah minta maaf sama manabu..aku janji gak akan deket-deket lagi dengan anda kapten.."

"haha…bodoh..kau dan manabu itu selirku ~ .. Aku menyelamatkan kalian bukan untuk benda seperti ini" byo menghela napas meletakan kembali lencana itu.
"aku hanya ingin kalian pulang dengan selamat." byou menghadapi hari yang melelahkan dan merasa lega.rui membiarkan tangan Byou mengelus kepala dan memainkan rambutnya.
Tidak lebih dari itu.

"udah selesai…aku bantu kembali ke kamar..kapten..?"
"diluar jam kerja jangan panggil aku kapten.." jawab byo melewati rui dan menepuk kepalanya.
"siap kapten~" rui tertawa ketika menggodanya seperti itu.
"aaah..udah cepet keluar dari sana.."
Mendengar semua hal itu dari jendral..mendengar dan melihat pembelaan yang Byo lakukan..semua begitu menyentuh hati rui dan membuatnya bangga bisa menjadi anak buah kapten itu.
Rui bersumpah akan terus mengikutinya dan menjadi malaikat penolong di udara sana.

---------------------

Keadaan semakin memanas di kamar kazuki….
Yuuto membuka Kemeja kazuki,pelan-pelan dan pasti.
Melepasnya turun dari pundak kazuki dan membiarkannya jatuh di atas ranjang.
Kazuki memposisikan dirinya sejajar di atas tubuh yuuto dan terus menyiksa yuuto dengan lumatan bibirnya itu,membelai dada dan perut yuuto,,semakin turun kebawah dan mengistirahatkan tangannya di pinggang yuuto.

Yuuto menyerang kazuki,,mendorongnya sampai terbaring pelan-pelan dan
merangkak ke bawah,mengecup bagian-bagian sensitif dari tubuh kazuki,,semakin kebawah sampai yuuto berhasil menariknya keluar pelan-pelan dan mulai mengulumnya naik turun.Yuuto bisa merasakan Kazuki mengeras dalam mulutnya sampai suara itu terdengar.
"nghhh….yuuto...cukup…hh.."
Hanya mendengar dan melihat yuuto saja,kazuki sulit untuk mengontrol dirinya.Kazuki meraih yuuto memaksanya untuk kembali berbaring dibawahnya ,memaksa yuuto membuka mulut dengan lidahnya,menciumnya dengan kasar.

"mngh!!!" tiba-tiba yuuto mendorong kazuki sekuat tenaga.
"jangan gigit aku bodoh!!" Yuuto meringis mengelap sekitar mulutnya yang dibasahi air liur kazuki,bibirnya berdarah digigit kazuki dan hal itu membuat yuuto kesal sekaligus lupa dengan apa yang sedang di alaminya.
Kazuki berhasil….
Membuatnya melupakan hal-hal yang menyiksa dirinya sendiri.

Senyum sinis menghiasi wajah Kazuki sebelum dia kembali memaksa Yuuto melakukan apa yang diinginkannya.
"haha…disaat seperti ini kamu masih bisa marah hah..??"
"uh! Jangan peluk-peluk aku!..aku gak mau tidur sama tukang gigit!..pundakku,,leherku..bibirku..sakit semua kazuki~~~~!!!" yuuto memukul pelan kazuki sambil mengelus-ngelus bibirnya dan akhirnya memeluk kazuki.
"siksa aku~kazuki~…" Kazuki menggunakan kesempatan ini untuk mengelur punggung yuuto dan meremas sesuatu dibawah sana…
Membaringkan yuuto lagi dan mulai sibuk membuka dan melepas semua hal yang dikenakan yuuto.

Yuuto bisa merasakan angin mengelus bagian bawah tubuhnya.
Dia hanya memejamkan mata,berpegangan pada bantal dan membenamkan wajahnya kesamping bantal itu.
Jari kazuki begitu ahli membuat wajah yuuto memerah.
"ngh..tu-tunggu…kazuki…hh.."
Kazuki melanjutkan peregangan itu tanpa mendengar protes dari yuuto.
Ketika jari kedua masuk,
Yuuto sudah gak tahan lagi. "ngh!..kazuki…sakit.."
"ssh..nanti gak akan sakit…"
Pikiran dan tubuh kazuki dipenuhi dengan yuuto,yang diingankannya hanya yuuto meneriakkan namanya dengan keras dan begitu juga yuuto,,yuuto hanya ingin kazuki melakukannya,memuaskannya dan membuatnya melupakan semua walau hanya untuk malam ini..yuuto ingin kazuki masuk dalam dirinya.

Kazuki mengambil posisi & mencium bibir yuuto.
" jangan lupakan hal seperti ini lagi yuuto..buka mata lihat aku.."
Ucap kazuki disela-sela nafasnya yang tersengal.
Yuuto membuka mata & mengangguk.berusaha rileks dan menikmati kazuki yang terus menghentakan miliknya keluar masuk ke dalam tubuh yuuto.
Untuk ukuran laki-laki seperti yuuto…dia terlalu kuat…bahkan ketika kazuki hampir menyerah,,yuuto mengelur miliknya sendiri mempengaruhi nafsu kazuki. ( sekarat xD )

Sampai akhirnya suara desahan yuuto semakin intens dan keras..yuuto berusaha keras menahan tubuhnya yang menegang membuatnya serileks mungkin.
Memaksa kazuki melakukannya dengan cepat dan kasar.
Yuuto meringis,mendesah di telinga kazuki sementara tangannya terus berpegangan pada pundak engineer itu.
"angh..kazuki..sebentar lagi..hh…"
"sebentar lagi..??..hh.." kazuki menyeringai mendengar ucapan itu.

Kazuki bisa merasakan sesuatu keluar dari member yuuto dan membasahi perutnya.sesaat setelah itu,
 Kazuki berhasil mendapatkan apa yang selama ini dia inginkan di dalam yuuto.
Keduanya terengah-engah,,saling merasakan sensasi itu sampai debaran jantung dan nafas mereka terkontrol,,Kazuki mengecup pipi yuuto.
"hh..sebentar lagi yah..??haha…dasar bodoh.."
"mngh!kazuki~…aku masih mau lagi…~"
Goda yuuto sambil membenamkan wajah di pelukan kazuki.
Kazuki berbaring disebelah yuuto menarik selimut dan mengelus rambut laki-laki manis itu.
"jangan aneh-aneh..kalau kamu bisa bangun lebih pagi…, aku layanin kamu di hangar…"
"hhmmm…??? Lebih pagi?? Ngg…ini jam berapa..?" tanya yuuto senyam-senyum sambil memejamkan matanya,merasakan aroma tubuh kazuki seperti ini begitu nyaman untuknya.
"jam 4…"
"ungg..mana bisa?...kita cuman punya waktu tidur sejam..kazuki~~" Yuuto terlalu malu untuk bilang "aku cinta kamu" ,,
yuuto memilih bermanja-manja sambil mengeratkan pelukannya di tubuh kazuki.
"cepet tidur…"
Yuuto mengangkat wajahnya mencium leher kazuki. "mh..oyasumi.."

Kazuki akan terus mempertahankan laki-laki didekapannya itu apapun yang terjadi.
Dia hanya bisa berharap pada kaptennya yang terus membela yuuto di luar sana.

"jangan biarkan yuuto dibawa pergi mereka..byo.."

-------------------------

Pagi menjelang…
Byou memanggil semua awak membuat rapat dadakan di hangar.

"seperti yang kalian tau…aku sebagai kapten..tidak mentoleri berbagai macam hal yang bisa mengancam Negara dan anak buahku sendiri…kalian dikualifikasikan untuk melayani Negara bukan untuk mengkhianati dan melakukan hal-hal diluar prinsip prajurit udara…,,"

Semua tampak mendengarkan.
"doktor miyagi…"

"siap kapten."
Yuuto maju..Yuuto takut setengah mati,,mungkin hari ini adalah hari terakhirnya di AAF,mungkin byo memanggilnya untuk menjatuhkan hukuman padanya atau menyampaikan surat penahanan dari agen internal…
Tapi kazuki menyemangatinya tadi pagi…kazuki janji..apapun yang terjadi…kazuki akan terus berada di dekatnya.
Kazuki juga minta supaya yuuto percaya pada Byo.
Apapun yang akan terjadi percaya padanya dan Byo.
Yuuto berusaha keras mempercayai hal itu.

"Doktor miyagi…atau yang kalian kenal sebagai asisten engineer,,Yuuto….adalah salah satu dari korban monopoli perang diluar N*TO…sertifikatnya…bakatnya..dan kemampuannya membuat doktor miyagi dimanfaatkan oleh laki-laki sial yang aku bunuh di udara kemarin siang dan gubernur kroasia menjadi pendukung mereka dalam terorisme ini….doktor miyagi kau tau kesalahanmu apa..?"

"aku mengkhianati negara kapten!"

"bilang yang keras doktor miyagi!!!"

"Aku mengkhianati Negara kapten!!!!!"

"keberanian anda untuk pergi dari cengkeraman teroris itu…kembali melayani AAF dan negara…aku pastikan…yuuto..kau bersih dari hukum.."
Byo menepuk pundak yuuto.
Yuuto kaget mendengarnya matanya membesar dan tidak percaya.
"kapten.."

"Jendral menugaskanku kembali jadi AFDS…keselamatanmu ada di tanganku sekarang.."
Yuuto belum pernah melihat byo begitu dekat tersenyum manis padanya dan memperlihatkan surat izin AFDS itu padanya.

"sekarang pergi bekerja!"

"siap kapten!!" suara lantang prajurit-prajurit udara itu melepas saat-saat tegang bagi yuuto.
Kazuki percaya pada byou… dan dia yakin dari awal…Byo sanggup melindungi semua anak buahnya.

"kazuki~~~heheeeeey siap-siap..kau harus lebih peka mulai saat ini hey~~aku akan menerkam neko-mu itu~"
Goda Byo sambil cengar-cengir.
"siap kapten… aku siap memerangi hal itu…"
"ahaha sialan…"
"byo…terima kasih.."
Sejenak wajah kazuki terlihat begitu cantik dimata Byo.
"jangan menggodaku dasar jalang…urus si yuuto sana…"
Byo kabur sebelum berubah pikiran untuk menggauli kazuki jika ada waktu senggang nanti. XDDDD

Yuuto mendapat sambutan kembali dari yang lainnya.
Terlihat begitu jelas bebannya terangkat ketika mendengar yang byo nyatakan tadi.
Kazuki mulai tenang melihat Yuuto kembali seperti semula.
"aa kazuki!!"
Yuuto menerjang kazuki,memeluknya erat-erat.
"aku tau..aku harus percaya sama kazuki~!arigatou…"
"bukan aku …tapi kapten yang melakukannya kan.?..."
"heeeee~~ semalam kan kamu yang bikin aku percaya~bukan kapten~" Bisik yuuto menggoda kazuki.
"rencanaku kacau gara-gara kamu bangun kesiangan ,,yuuchan~" *getok kepala yuuto*
"aa~! Haha..maafkan akuuu~..habis waktunya gak cukup…aku mau kabur patroli nanti sore ah.."
"anak nakal.."
Kazuki mengelus kepala yuuto.

"HEH!! GAK ADA MESRA-MESRA'an di HANGAR YUUTO!!"

"aaaaa~~ siap kapten >////< !!!"
Yuuto melepaskan pelukannya dan menghormat pada byo.
Tapi….
"gak adil =="

------------------

"mch!ohayo…" kecupan mesra mendarat di leher manabu yang setia menanti maintenance harian selesai.
"sial!...apa-apaan bodoh?!menjijikan!"
"haha..ayolaaaaah~aku tau semua dari rui…kau tega membagiku jadi dua begini hah??aku ini kaptenmu bakaBON~"
"semalam..tidur sama rui..?" tanya manabu pelan.wajahnya kelihatan sedikit kesal.
"aku baru balik ke kamar jam 3 kurang…hhhh leherku sakit..aku gak tidur semalaman.."
"aku gak tanya itu kapten…aku tanya semalam kau tidur sama rui..?..."
"apa masalahmu hah?.." Goda Byo sinis.
Byo sengaja memanasi (mesin) manabu sebelum lepas landas XDD
Mencari tau seberapa jauh dia mencintainya.

"gak ada!" Manabu kesal sekali dan pergi masuk ke dalam heli patroli.
Byo menyeringai melihat diva landasan itu masuk ke dalam heli.Dia cemburu dan byo merasa ini hari kemenangannya berhasil membuat Manabu yang super galak dan sinis itu kesal setengah mati.

"kapteeeeeeeen !!!!!!!!"
Jin berlari dari luar hangar sambil mengkibar-kibarkan sesuatu di tangannya.
"berisik radiomen!"

"aa~kapten~!! Tadi ada kakek diluar masa ga liat ? O.O ..aa~~maksudku ada jendral..dia nitip ini!! Katanya ini hadiah buatmu…coba buka dulu.."

"haa?? Kapan kamu keluarnya juga aku ga tau~ == apa nih..hadiah..? == mana sini aku liat..whoa!!!!sialan aku kira formulir langganan majalah PB  == "
Seingat byo jin masih mengikuti rapat dadakannya tadi..entah sejak kapan dia keluar dan melihat jendral di luar sana.

Manabu melirik rui.pandangan mereka bertabrakan.
Manabu menandakan byou sebagai orang gila pada rui dengan jarinya.
Rui tertawa melihat itu.

" AAF pada AERO73…pihak internal menghadiahkan jam istirahat selama 7 hari 7 malam di kamboja…Libur mulai besok sampai waktu yang ditetapkan….?...salam jendral…"
Manabu mendengar kicauan kapten slengekan itu dan berdecak "gawat!"
"ke-kenapa manabu?.." tanya rui kaget.
"kita bakalan kena kerja rodi .. == "
"aaaa~~…haha tenang aja..aku punya banyak stok obat bius .."
"ide bagus! bagi aku 10 botol yah rui !! Atau bawa semua hahaha jangan sampe kita dibuli di kamboja nanti…"
Manabu merangkul pundak rui dan persahabatan mereka'pun dimulai sebagai "selir" dari kapten itu.

"ARGH!! Jiiiiin aku sayang sekali padamuuuu!!!! " *kucek"kepala jin*
"aaaa~~kapteeen aku sayang sekali sama mikonyaaaaaan~~~~"

"bangsat == nih ambil."
"WHA!! Ko..konci apa nih?.."
"kunci mikonyan..setelah pulang dari Kamboja nanti..mikoyan milikmu sepenuhnya..aku yang akan tanggung jawab"

Jin bingung tapi…
"waaaa kapteeeeen!!! Aku rela dijadi'in selir anda kapteeeen!!!!!! Terima kasih kapten!!" Byo menghormat byo sambil menghentak-hentakan kakinya manja.
"ha?..haha!!aku udah pernah eksplor badan kamu bodoh~"
"HAH?!"
"loh? Gak inget?...malam hari ulang taunmu itu loh HEADSET~~~~ *cubit pipi jin* "
"ngg~~GA!! Ga mungkin!!!! Aku bangun masih pake baju lengkap!"

"kau kira aku gak bisa pake'in baju anak teka kaya kamu hah?..." goda byo sinis sambil melirik tubuh jin.
"jadi a-aku..kapten…"
Byo angguk-angguk tersenyum menyeringai penuh kemenangan.

"manusia laknat == aku menyesal jadi homo….." Manabu mulai kebal mendengar Byo..kekasihnya itu sudah pernah meniduri semua anak buahnya sendiri.
"itu virus militer kan?...semalam…aku dipaksa…maafkan aku…manabu.." rui angkat bicara.
"aku tau…aku gak masalah kok…tapi…yakin gak takut ketularan..?" goda manabu sambil nunjuk celana rui dengan matanya.
"haha..aku punya obatnya…"
"whaa!! Serius?? Berapapun harganya aku beli rui!"

Byo tidak sengaja melihat "selir-selir"nya itu tertawa di deket heli.
Membuatnya yakin semua berjalan sesuai keinginannya.
"ayolah udah ~~cepet bangun,,cepet kerja!"

"Lepas landas 2 menit dari sekarang!!!"

"SIAP KAPTEN!!!"
Semua bergegas masuk ke dalam heli patroli itu,memulai hari-hari seperti semula dan menata hidup baru mereka masing-masing.
Walaupun sifat aneh kapten itu sulit diubah,,
Kepercayaan ,kesetiakawanan satu sama lain membuat mereka semakin solid dan menjadikan mereka prajurit udara terbaik dari yang terbaik.

--------------------------- FIN ---------------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar